Kamis, 29 Juni 2017

Pemerintah Aceh diminta pantau harga jelang Ramadhan

id aceh, dpr ri, fadhlullah, pemerintah aceh, harga kebutuhan pokok, bulan ramadhan
Pemerintah Aceh diminta pantau harga jelang Ramadhan
Anggota Komisi VI DPR RI, Fadhlullah (Istimewa)
Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Anggota Komisi VI DPR Fadhlullah meminta Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota untuk mengoptimalkan pemantauan harga sejumlah kebutuhan pokok menjelang Ramadhan 1438 Hijriah.

"Saya minta Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota melalui instansi terkait untuk terjun langsung ke lapangan guna memantau langsung pergerakan harga sejumlah bahan pokok di pasaran menjelang Ramadhan," kata Fadhlullah dihubungi di Banda Aceh, Senin.

Pernyataan itu disampaikan guna mengantisipasi lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok dan sayur mayur di pasaran dalam menghadapi puasa Ramadhan 2017.

Menurut dia kenaikan harga sejumlah bahan pokok menjelang Ramadhan kerap terjadi, namun tetap harus dapat dikendalilkan dan mendapat perhatian oleh pemerintah setempat sehingga masyarakat tidak terbebani.

"Artinya, perlu ada langkah antsipasi yang perlu dilakukan Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota serta lembaga lainnya guna menekan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok," katanya.

Menurut dia dengan pemantauan yang dilakukan secara intens tersebut juga akan dapat dilakukan langkah antisipasi seperti melakukan pasar murah terhadap sejumlah bahan pokok.

"Instansi terkait juga harus memastikan ketersediaan stok dan juga kelancaran transportasi dari daerah penghasil sehingga semua barang kebutuhan tersedia dengan baik di pasaran," kata politisi yang akrap di sapa Dek Fad itu.

Ia juga meminta kepada seluruh instansi terkait baik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dapat memantau harga sejumlah kebutuhan barang pokok yang telah ditetapkan oleh pemerintah dapat dinikmati oleh masyarakat.

"Pemerintah telah menetapkan harga gula pasir di pasar rakyat dan toko retail modern Rp12.500 per kilogram dan minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000 per liter. Harga ini harus dinikmati oleh masyarakat Aceh," demikian kata politisi Gerindra tersebut.

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga