Jumat, 21 Juli 2017

Bulog Aceh gelar operasi pasar

id banda aceh, bulog, operasi pasar
Bulog Aceh gelar operasi pasar
Petugas Bulog memeriksa stok beras di gudang beras Perum Bulog Lhokseumawe, Aceh, Rabu (17/5). Stok beras seharga Rp8300 per kilogram mencapai 11 ribu ton untuk mengantisipasi kelangkaan beras selama Ramadan dan Lebaran atau aman selama kebutuhan beras tiga bulan kedepan. (ANTARA FOTO/Rahmad)
Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Perum Bulog Divisi Regional Aceh menggelar operasi pasar di sejumlah tempat di Banda Aceh guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan.

"Untuk saat ini, baru tiga titik operasi pasar yang kami lakukan, di Baiturrahman, Meuraxa, dan Ulee Kareng," kata Kepala Perum Bulog Divisi Regional Aceh Fatah Yasin di Banda Aceh, Kamis.

Barang kebutuhan pokok yang dijual di operasi pasar tersebut, yakni beras, gula, minyak goreng, terigu, bawang merah dan putih, cabai, dan telur. Harga kebutuhan pokok yang dijual di bawah harga pasaran.

Ia menjelaskan tidak membatasi waktu operasi pasar. Begitu juga jumlah yang dibeli, juga tidak dibatasi. Yang dibatasi hanya untuk yang memborong.

Ia menjelaskan operasi pasar digelar setelah ada kecenderungan harga kebutuhan pokok di pasaran mulai naik. Kenaikan harga pasar itu karena permintaan tinggi, namun persediaan berkurang.

Oleh karena itu, kata dia, untuk mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok, Bulog Aceh melakukan operasi pasar, sedangkan operasi pasar di kabupaten/kota lainnya di Aceh lakukan oleh Bulog cabang.

"Kenaikan harga kebutuhan pokok harus diantisipasi sejak dini. Jadi, jangan biarkan kenaikan harga tersebut. Kalau harganya sudah tinggi, sulit untuk diturunkan. Serta butuh waktu lama agar harganya normal," kata dia.  
    
Terkait dengan persediaan pangan, terutama beras menjelang Ramadhan, Fatah Yasin mengatakan, persediaan beras mencukupi hingga beberapa bulan ke depan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, persediaan beras menjelang dan saat pelaksanaan Ramadhan serta Lebaran Idul Fitri nanti mencukupi," kata Fatah Yasin
    
Saat ini, kata dia, persediaan beras yang tersebar di gudang Bulog di seluruh Aceh mencapai 50 ribu ton. Persediaan tersebut akan bertambah karena pihaknya terus membeli beras petani.

Selain itu, kata dia, Aceh masih dalam masa puncak panen padi. Bahkan, di beberapa daerah di Aceh akan memasuki masa panen, sehingga persediaan beras di masyarakat tetap mencukupi.

Menyangkut harga beras, Fatah Yasin menyebutkan harganya bervariasi tergantung kualitas yang dibeli masyarakat.

Namun, secara rata-rata, harga beras di Aceh masih normal, bahkan cenderung turun karena persediaan melebih dari cukup.

"Harga sejak Januari silam masih stabil dan tidak terjadi gejolak. Kami berharap harga tersebut tetap stabil hingga beberapa bulan ke depan," kata Fatah Yasin. 

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga