Minggu, 28 Mei 2017

Aceh Barat tidak sediakan lokasi jajanan berbuka

id aceh barat, bulan puasa, lokasi jajanan
Aceh Barat tidak sediakan lokasi jajanan berbuka
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Aceh Barat Said Fauzi (ANTARA Aceh / Anwar)
Meulaboh (ANTARA Aceh) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh tidak menyediakan lokasi khusus tempat penjualan aneka makanan jajanan berbuka puasa untuk Ramadhan 1438 Hijriah/2017 Masehi.

Kepala Dinas Perdagangan Aceh Barat Said Fauzi di Meulaboh, Kamis, mengatakan tidak disediakannya lokasi khusus pusat jajanan karena pedagang musiman tidak memintakan tempat ataupun fasilitas lokasi penjualan.

"Pemerintah tidak menyediakan, apalagi pedagang itukan musiman, hanya berjualan di saat waktu menjelang berbuka. Lokasinyapun tidak menetap dan mereka berjualan hanya selama bulan puasa," sebutnya.

Seperti biasanya, pedagang musiman jajanan berbuka tumbuh dan menjamur di semua sudut Kota Meulaboh, seperti di pinggir jalan nasional dan kawasan pasar Lhung Nak Yee saat sudah memasuki bulan puasa.

Pemkab Aceh Barat tidak melarang masyarakat berjualan, namun hanya mengawasi waktu yang sesuai agar tidak menciderai orang berpuasa dan pemerintah daerah juga selalu menerbitkan imbauan waktu yang diperbolehkan berjualan jajanan.

Pedagang musiman yang muncul berjualan setiap bulan puasa tidak hanya umat Islam, tapi juga non-Muslim seperti warga Tiong Hwa yang sudah menjadi penduduk lokal di Aceh Barat, ikut berdagang aneka kue dan minuman setiap sore jelang berbuka puasa.

"Kalaupun kita sediakan lokasi khusus, mungkin juga tidak ditempati, jadi untuk selama bulan puasa pedagang kue jajanan kita persilakan membuka lapak sendiri, asal tidak menganggu fasilitas umum," sebutnya.

Sementara itu, Pemkab akan memprioritaskan pengawasan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di Aceh Barat selama bulan Ramadhan dan Lebaran.

Selain melakukan pasar murah dan sidak pasar, Pemkab Aceh Barat juga akan mengawasi secara ketat peredaran barang serta rantai distribusi barang sembako untuk menekan sekecil-kecilnya peluang munculnya spekulasi.

Said Fauzi menuturkan tidak berani memprediksi akan ada kenaikan mata barang yang beredar di pasar, apa yang terjadi tahun 2016 hanya sebagai pembelajaran untuk meningkatkan rantai distribusi bahan pokok agar harga tetap stabil.

"Buktinya kondisi harga barang sembako kebutuhan pokok penting dan strategis masih relatif stabil, tidak ada gejolak. Pemerintah telah menjamin ketersediaan bahan pokok dan kita akan terus mengawasi peredarannya,"katanya menambahkan.

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga