Rabu, 23 Agustus 2017

BKSDA evakuasi orangutan di perkebunan sawit

id abdya, bksda, orangutan
BKSDA evakuasi orangutan di perkebunan sawit
Barang bukti bayi orangutan sumatera (pongo abelii) berada didalam kandang saat dibawa ke Mapolda Sumatera Utara, Medan, Rabu (27/7).(ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengevakuasi seekor individu orangutan betina dewasa yang memasuki perkebunan sawit masyarakat di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo di Banda Aceh, Jumat mengatakan evakuasi dilakukan bersama tim Sumatran Orangutan Conservation Project Yayasan Ekosistem Lestari pada Kamis (10/8).

"Evakuasi dilakukan di perkebunan sawit di Gampong Cok Seumantok, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya," kata Sapto Aji Prabowo.

Masuknya orangutan sumatra (pongo abeli) ke perkebunan sawit masyarakat dilaporkan kepada petugas Resort Konservasi Wilayah 8 Tapaktuan sehari sebelumnya.

"Berdasarkan laporan tersebut, tim BKSDA bersama tim Sumatran Orangutan Conservation Project Yayasan Ekosistem Lestari menuju lokasi orangutan serta mengamankannya," kata dia.

Setelah dilakukan pemeriksaan, orangutan tersebut dinyatakan sehat. Selanjutnya orangutan tersebut dibawa ke Pusat Reintroduksi Orangutan Sumatra di Jantho, Aceh Besar.

Sebelumnya, BKSDA Aceh bersama tim Orangutan Information Center (OIC) menyita seekor individu orangutan yang dipelihara warga Dusun Reformasi, Desa Paya Ketapang, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur
    
Orangutan tersebut disita pada Jumat (4/8). Orangutan itu sudah dipelihara oleh yang bersangkutan selama dua tahun. Pemeliharaannya cukup memprihatinkan karena orangutan tersebut terus menerus dirantai.

Sapto Aji Prabowo mengatakan, tim BKSDA dipimpin Suparman harus berjalan kaki sejauh lima kilometer di bawah guyuran hujan dan jalanan berlumpur untuk mencapai lokasi orangutan yang dirantai tersebut.

Setelah tim tiba di lokasi, langsung melakukan pemeriksaan kesehatan awal. Proses pemeriksaan dibantu lampu senter karena kondisi sudah gelap, sebut Sapto Aji Prabowo.

"Orangutan kemudian dikirim ke pusat rehabilitasi di Sibolangit, Sumatera Utara. Setelah proses rehabilitasi, orangutan itu nantinya akan dilepasliarkan di kawasan orangutan Sumatera di Jantho, Aceh Besar," kata Sapto Aji Prabowo. 


Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga