Rabu, 20 September 2017

20 calon TNI Pulau Terluar lulus seleksi

id pulau terluar, calon tni
Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Sebanyak 20 calon bintara TNI AD dari pulau terluar di Provinsi Aceh dinyatakan lulus dan akan mengikuti pendidikan militer di Resimen Induk Kodam (Rindam) Iskandar Muda.

Lulusnya 20 calon bintara TNI AD pulau terluar tersebut diputuskan dalam sidang penentuan akhir yang dipimpin Wakil Sementara Pangdam Iskandar Muda Brigjen TNI Rahmat Pribadi di Aula Rindam IM, Kabupaten Aceh Besar, Rabu.

Sebelumnya, sidang penentuan akhir tersebut diikuti 40 peserta, di antaranya 20 peserta dari Pulau Banyak dan 20 peserta dari Pulau Simeulue. Kedua pulau asal peserta tersebut berada di Samudra Hindia.

Setelah mengikuti rangkaian tes administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, mental ideologi dan psikotes serta kesehatan kedua, akhirnya 20 calon bintara TNI AD dari pulau terluar tersebut dinyatakan lulus.

Ke-20 calon bintara tersebut akan mengikuti pendidikan dasar di Rindam IM mulai 29 September 2017. Pendidikan berlangsung selama lima bulan dan mereka akan dilatih kemiliteran hingga menjadi prajurit yang tangguh.

Wakil Sementara Pangdam Iskandar Muda Brigjen TNI Rahmat Pribadi sidang penentuan akhir tersebut merupakan tahap akhir untuk memilih calon yang memenuhi syarat untuk menjadi prajurit TNI.

"Semuanya sesuai harapan pimpinan TNI Angkatan Darat. Karena itu, Kodam Iskandar Muda akan melahirkan calon-calon prajurit yang berkualitas dalam rangka menciptakan prajurit TNI AD yang profesional," kata Brigjen TNI Rahmat Pribadi.

Jenderal bintang satu ini mengatakan, pemilihan calon prajurit tersebut dilaksanakan secara objektif sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam rencana pelaksanaan kegiatan pemilihan Caba PK TNI AD pulau terluar Kodam Iskandar Muda.

"Kami juga menyeleksi calon prajurit secara cermat dan teliti, sehingga mereka kalau sudah jadi prajurit nantinya bisa melaksanakan tugas TNI AD dengan baik, khususnya di wilayah pulau terluar Kodam Iskandar Muda," kata Brigjen TNI Rahmat Pribadi.

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga