Rabu, 20 September 2017

Bawaslu: Jaga independensi

id aceh, bawaslu, pilkada, politik
Bawaslu: Jaga independensi
Logo Bawaslu Republik Indonesia (ANTARANEWS.COM)
Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan SH mengingatkan semua anggota Pengawas Pemilu se-Aceh untuk tetap menjaga independensi dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Jaga independensi dalam menjalankan tugas. Dan jangan mau diintervensi oleh siapa pun. Panwaslu merupakan wasit pemilu. Wasit haruslah netral," kata Abhan di Banda Aceh, Selasa.

Penyataan tersebut ditegaskan Abhan SH ketika melantik dan mengambil sumpah 69 anggota Panwaslu dari 23 kabupaten/kota se Provinsi Aceh.

Selain itu, Ketua Bawaslu RI juga melantik 15 anggota Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) di Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Pidie Jaya, dan Kota Subulussalam.

Panwaslih di dua kabupaten dan satu kota tersebut bertugas mengawasi pemilihan kepala daerah atau pilkada yang digelar Juni 2018. Sedangkan Panwaslu bertugas mengawasi tahapan pemilu legislatif dan pemilihan Presiden pada 2019.

Abhan menegaskan, tugas pengawasan pemilu sangatlah berat. Tugas ini menuntut setiap anggota Panwaslu bekerja profesional, mengedepankan independensi dan integritas.

"Pemilu dikatakan sukses bila penyelenggaraanya memiliki integritas dan independensi. Jika ini tidak dimiliki, jangan harap pemilu berjalan demokratis," kata Abhan.

Selain memiliki independen dan integritas, kata Abhan, setiap anggota Panwaslu harus punya mental yang kuat. Dengan mental yang kuat ini, maka anggota Panwaslu tidak bisa diintervensi.

"Dan yang terpenting, pahami semua regulasi pemilu serta tugas dan fungsi Panwaslu. Bangun kesolidan. Kalau tidak solid, sulit melakukan tugas pengawasan," katanya.

Abhan meyakini anggota Panwaslu di Aceh mampu bekerja profesional. Ditambah lagi masyarakat Aceh semakin dewasa berpolitik, sehingga tidak menyulitkan pengawasan pemilu.

"Tapi kami juga akan terus memantau, mengawasi dan mengevaluasi kinerja semua anggota Panwaslu di Aceh. Jika memang tidak benar dalam bekerja, kami akan berikan sanksi tegas hingga pemecatan," kata Abhan.

Senada juga ditegaskan Pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Aceh Muklir. Ia mengatakan, anggota Panwaslu memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan.

"Pengawas pemilu harus bersih dan netral. Kemudian, jaga etika dan bekerja sesuai aturan. Kami tidak akan segan-segan memecat jika ada yang memihak kandidat atau kelompok tertentu," tegas Muklir. 


Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga