Banda Aceh, 14/7 (Antaraaceh) - Pemerintah Kota Banda Aceh menyerahkan bonus kepada atlet yang meraih medali Pekan Olahraga Aceh (PORA) XII yang berlangsung di Aceh Timur, 13-22 Juni 2014.
Bonus diserahkan langsung Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal didamping unsur pimpinan daerah dan Ketua KONI Banda Aceh Amir Ridha kepada para atlet di Banda Aceh, Minggu.
Bonus yang diberikan berupa uang tunai Rp5 juta untuk setiap medali emas, medali perak Rp3 juta, dan perunggu Rp3 juta. Sedangkan pelatih yang atletnya meraih medali emas mendapat bonus Rp1 juga per medali, perak Rp500 ribu, dan perunggu Rp300 ribu.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal mengatakan jangan dilihat dari jumlah bonus yang diberikan akan teapi lihatlah pemberian ini sebagai penghargaan Pemerintah Kota Banda Aceh atas prestasi yang telah diraih para atlet.
"Memang, kami akui bonus yang diberikan ini tidak maksimal dari segi jumlah. Tapi, inilah yang mampu diberikan Pemerintah Kota Banda Aceh," katanya.
Kendati begitu, Illiza Saaduddin Djamal berharap para atlet tidak patah semangat. Begitu juga atlet yang belum berprestasi, diharapkan bisa menorehkan tinta emasnya di ajang olahraga lainnya.
Sementara itu, Ketua Kontingen PORA XII Kota Banda Aceh Qamaruzzaman mengatakan atlet Banda Aceh mampu merebut kembali predikat juara umum di ajang olahraga daerah empat tahunan tersebut.
Pada PORA empat tahun lalu di Bireuen, Kota Banda Aceh gagal mempertahankan gelarnya sebagai juara umum. Kini gelar juara umum kami rebut kembali," kata dia.
Pada PORA XII di Aceh Timur, kata dia, kontingen Banda Aceh sebanyak 410 orang, terdiri atlet, ofisial, pelatih dan panitia kontingen. Kota Banda Aceh mengikuti 24 cabang olahraga minus sepak bola.
Di ajang yang diikuti atlet dari 23 kabupaten/kota di Aceh tersebut, kontingen Banda Aceh meraih 58 medali emas, 51 perak, dan 45 perunggu. Perolehan medali tersebut, melalui prestasi pada PORA XI 2010 di Bireuen. Di Bireuen, Banda Aceh hanya meraih 45 emas 36 perak 27 perunggu.
"Untuk PORA XII, kontingen Banda Aceh habiskan Rp3,2 miliar. Dana itu digunakan untuk pelatihan hingga mengirimkan atlet ke Aceh Timur. Termasuk di dalamnya bonus atlet Rp600 juta," kata Qamaruzzaman. (Haris)

Pewarta:

Editor : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2014