Harapan dari dari Nyak Sandang (92) selaku penyumbang pembelian pesawat pertama Republik Indonesia, Seulawah RI-001 untuk membangun mesjid di kampung halaman akhirnya terwujudkan.

Usai bertemu langsung dengan presiden Joko Widodo di Istana Negara Nyak Sandang meminta tiga permintaan salah satunya adalah pembangunan mesjid dikampung halamannya di Desa Lhut yang telah lama terbengkalai.

Sehingga salah satu perwujudan dan bentuk pernghargaan kepada Nyak sandang Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian PUPR RI untuk dapat membangun sebuah Mesjid yang mulai terealisasi pada tahun 2020 ini.

Tidak tangung -tanggung anggaran yang di kucurkan untuk pembangunan Mesjid megah tersebut capai Rp. 34 Miliar.

Perwakilan Kementerian PUPR RI Kasubdit wilayah I Direktorat Bina Penataan Bangunan Ir. J Wahyu Kusumosusanto,MUM menyampaikan kalau pembangunan mesjid tersebut menghabiskan dana sekitar Rp 34 Miliar yang dikucurkan langsung dari Kementerian PUPR.

"Kita berharap mesjid ini selain tempat ibadah namun juga akan menjadi tujuan wisata riligi oleh masyarakat Aceh pada umumnya," kata Wahyu Kusumosusanto,rabu (14/10).

Ia menambahkan juga kalau pembangunan mesjid tersebut juga menyerupai bentuk pesawat terbang sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada Nyak sandang.

Ia juga menuturkan Masjid Nyak Sandang juga dilengkapi berbagai fasilitas lainnya seperti, Balai Pengajian, Perpustakaan, Ruang Gallery, Kios Souvenir, Ruang Kantor Pengurus dan Fasilitas pendukung lainnya.


"Mari kita sama-sama ikut menyukseskan pembangunan Masjid Nyak Sandang ini yang merupakan permintaanya langsung kepada Presiden beberapa waktu lalu," kata Wahyu.


Pembangunan Masjid Nyak Sandang tersebut dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Putra Nanggroe Aceh serta Konsultan Perencana oleh CV TaRGet Consultant dengan Rp 34 miliar itu diperkirakan akan selesai dalam 12 bulan.
 

Pewarta: Arif Hidayat

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2020