Sebanyak 182 warga lanjut usia (lansia) di Kota Banda Aceh telah menerima suntikan vaksin tahapan ketiga (booster) atau 1,3 persen, vaksinasi ini akan terus digencarkan.

"Sampai dengan hari ini sudah ada 182 lansia di Banda Aceh yang telah menerima booster," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banda Aceh Lukman, di Banda Aceh, Selasa.

Sebelumnya, Dinkes Banda Aceh menyatakan bakal memprioritaskan vaksinasi booster untuk warga lansia, hal itu dibutuhkan guna mempertahankan tingkat kekebalan mereka terhadap COVID-19.

Lukman menyebutkan, 182 lansia yang telah vaksinasi booster tersebut dari 8.131 (60,3 persen) yang telah vaksinasi pertama, dan 5.347 (39,6 persen) vaksinasi tahapan kedua.

"Jumlah tersebut dari total 13.493 peserta vaksinasi dan dari 15.572 lansia yang registrasi," ujarnya.

Selain itu, kata Lukman, secara keseluruhan masyarakat di Banda Aceh yang telah menjalani vaksinasi booster sudah mencapai 5.407 orang, diantaranya SDM kesehatan 4.366 orang, lansia 182 orang.

Kemudian, petugas publik 33 orang, masyarakat umum sebanyak 826 orang, sementara untuk remaja dan anak belum diberikan vaksinasi tahapan akhir tersebut.

"Jadi yang tertinggi itu dari SDM kesehatan, kemudian masyarakat umum, lansia dan yang masih minum dari petugas publik," kata Lukman.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan telah memulai program vaksin booster pada 12 Januari 2022, diberikan kepada warga yang telah mendapatkan vaksin primer dosis lengkap.

Untuk Banda Aceh, vaksinasi booster dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah seperti Puskesmas, rumah sakit pemerintah, maupun rumah sakit milik pemerintah daerah.

Pewarta: Rahmat Fajri

Editor : Azhari


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022