Sentuhan dari orangtua dapat memancarkan energi kepada anak dan itu dapat diterapkan dalam memijat bayi. Dokter Yudhi Gejali, seorang pegiat akupunktur pediatri, memberikan kiat dan sepuluh langkah dalam memijat bayi yang idealnya dilakukan setelah mandi.

Sebelum memijat, bersihkan dan hangatkan dulu tangan dengan minyak telon, atau jika memungkinkan yang punya aromaterapi menenangkan dan meredakan kecemasan seperti lavender. Pastikan kuku pendek agar tidak melukai kulit anak.

Pertama, usap dada dari tengah ke arah luar sambil melakukan kontak mata dengan bayi. Sentuhlah dari hati dengan penuh cinta.



Kedua, usap perut mengelilingi pusar searah jarum jam. Gerakkan tangan mengitari pusar bayi. Gerakan ini dapat membantu melancarkan pencernaan anak. Sebaliknya, saat anak sedang diare, gerakan harus berlawanan arah dengan jarum jam.

Ketiga, usap lengan dan tungkai dari atas ke bawah. Gerakan harus searah, jangan digosok bolak-balik dari atas ke bawah dan sebaliknya. Gerakan harus searah secara lembut, dari pundak ke bagian bawah tubuh, dari paha ke kaki.

Keempat, pijat lembut pusat kaki bagian tengah yang membuat bayi menjadi tenang. Ketika seseorang merasa emosi, kadang emosi itu memuncak ke atas, jadi perlu ada pijatan yang lembut di pusat kaki bagian tengah.

Kelima, pijat lembut titik di antara alis ke arah atas kepala secara perlahan. Hati-hati jangan sampai terkena mata.

Keenam, usap lembut kedua alis dari pangkal ke arah luar, pijat dari pangkal alis ke arah luar secara searah.

Ketujuh, pijat lembut atau ketik ringan titik an mian di belakang kedua telinga. Ini bisa membantu meringankan keluhan insomnia pada orang dewasa. Titik ini akan memicu refleks menguap dan kantuk, tetapi tidak bisa dilakukan oleh diri sendiri, harus dilakukan oleh orang lain.

Selanjutnya, pijat lembut kedua pundak bayi, terutama bila mereka baru mulai merangkak. Sebab, saat belajar merangkak kadang daerah pundak anak menjadi tegang dan itu bisa menyebabkan rewel.

Langkah kesembilan, usap sepanjang tulang belakang di daerah punggung, dari atas ke bawah dengan gerakan searah. Usapan ini dapat menstimulasi sistem saraf pusat di tulang belakang, membuat anak lebih rileks dan merangsang tumbuh kembang, sensori serta motorik.

Langkah terakhir adalah mengusap tubuh bayi dengan handuk lembut yang kering jika masih ada sisa minyak berlebih, pastikan anak tidak kedinginan atau ada kulit yang terkena iritasi.




 

Pewarta: Nanien Yuniar

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022