Cuaca panas yang melanda Kota Banda Aceh dan sekitarnya menyebabkan permintaan kelapa muda di daerah itu meningkat selama puasa Ramadhan 1443 Hijriah. 

"Permintaan buah kelapa muda dalam beberapa hari terakhir meningkat, mungkin dipengaruhi cuaca panas selama Ramadhan ini," kata Fandi, pedagang kepala muda di kawasan Neusu Aceh, Kamis.

Para pedagang menyebutkan untuk memenuhi  meningkatnya permintaan itu maka  kelapa muda di Kota Banda Aceh dipasok dari empat daerah yakni dari Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya dan Bireuen. 

"Kebanyakan jumlahnya sampai 1000 atau 2000 buah itu biasa ada dari tiga daerah tersebut, lalu di bawa ke Banda Aceh," kata Safwan, pedagang di kawasan Peunayong Kota Banda Aceh. 


Persediaan buah kelapa dari Aceh Besar, umumnya berasal dari kawasan Indrapuri, Sibreh, dan Peukan Biluy. 

"Persediaan di daerah Peukan Biluy banyak, tetapi harga tebusnya mahal," katanya. 

Adapun harga buah kelapa ditingkat grosir saat ini Rp5000 per buah. Harga tersebut dinilai penjual masih standar, yaitu tidak naik dan tidak turun. 

Namun, harga kelapa siap saji yang dijual pedagang eceran bisa bervariasi. Rata-rata dijual Rp8.000 per bungkus dan Rp10.000 per bungkus jika ditambah sirup. Dan rata-rata pedagang bisa menjual berkisar 30-50 butir kelapa muda per hari.
 

Pewarta: Nurul Hasanah

Editor : Azhari


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022