Satuan Tugas (Satgas) Bantuan Operasi Aman Nusa II menyatakan sebanyak 33.938 ekor hewan ternak di Provinsi Aceh dinyatakan sembuh dari penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Hingga saat ini, sebanyak 33.938 ekor hewan ternak di Aceh sembuh dari penyakit mulut dan kuku," kata Kepala Satgas Bantuan Operasi Aman Nusa II Kombes Pol Winardy di Banda Aceh, Kamis.

Perwira menengah Polda Aceh itu mengatakan Satgas Bantuan Operasi Aman Nusa II merupakan dukungan Polri dalam menangani wabah penyakit mulut dan kuku terhadap hewan ternak.

Satgas Bantuan Operasi Aman Nusa II terus berupaya mencegah penularan dan penyebaran termasuk penanganan penyakit mulut dan kuku hewan ternak masyarakat.

Penanganan tersebut, kata Kombes Pol Winardy, menunjukkan hasil positif. Angka penularan menurun termasuk jumlah yang sembuh meningkat. Data per 27 Juli 2022 tercatat 200 ekor hewan ternak terinfeksi PMK dinyatakan sembuh.

"Upaya penyembuhan dilakukan dengan memberi obat-obatan termasuk menyemprotkan disinfektan terhadap kandang. Upaya ini memberi hasil positif," kata Kombes Pol Winardy yang juga Kepala Bidang Humas Polda Aceh.

Kombes Pol Winardy mengatakan pihaknya membuat posko penanganan penyakit mulut dan kuku di kabupaten kota di seluruh Aceh. Selain posko, juga menyekat mobilisasi angkutan hewan ternak di perbatasan Provinsi Aceh dengan Provinsi Sumatera Utara.

Kombes Pol Winardy juga mengimbau peternak tidak melepasliarkan hewan ternaknya guna mencegah penularan serta penyebaran penyakit mulut dan kuku.

"Kami terus mengimbau peternak tetap waspada terhadap penularan dan penyebaran PMK dengan tidak melepasliarkan hewan ternak serta menjaga kebersihan kandang," kata Kombes Pol Winardy.

Selain itu, Kombes Pol Winardy mengatakan pihaknya terus mengedukasi dan menyosialisasikan kepada masyarakat, khususnya peternak terkait pencegahan penyakit mulut dan kuku.

"Kami mengajak masyarakat atau peternak bisa mengetahui hewan ternaknya terpapar PMK atau tidak. Jika terpapar PMK, segera melaporkan kepada petugas kesehatan hewan terdekat untuk penanganan segera," kata Kombes Pol Winardy.
 

Pewarta: Muhammad HSA

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2022