Meulaboh (ANTARA Aceh) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mengklaim bahwa pelayanan instansi pemerintah belum pernah ditemukan ada praktik pungutan liar (pungli) sehingga pelayanan daerah itu disebut integritas dan bersih melayani.

Plt Bupati Aceh Barat Drs Rachmad Fitri di Meulaboh, Rabu, mengatakan, sepanjang pemerintahan priode 2012-2017, belum ditemukan satupun oknum pegawai atau instansi di ruang lingkup Setdakab Aceh Barat yang melakukan pungutan liar.

"Alhamdulillah selama ini belum pernah dan tidak ada pungli pada tempat-tempat pelayanan Pemerintahan Kabupaten Aceh Barat, terus terang kita miliki prinsip integritas bersih melayani, itu selalu ditekankan," katanya.

Ia menegaskan, Pemkab Aceh Barat baru-baru ini telah membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) menindak lanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 700/4277/S7/11 November 2016 tentang pembentukan unit satgas pemberantasan pungli tingkat kabupaten/kota.

Kemudian Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 180/3935/SJ/ tanggal 24 Oktober 2016 tentang pengawasan pungutan liar dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah, serta Surat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan terkait pembentukan unit pemberantasan pungli tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Sebutnya, satgas tersebut terdiri dari berbagai pihak penegak hukum akan melakukan pengawasan terhadap pungutan liar dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah setelah ditetapkan Peraturan Presiden RI Nomor 87 Tahun 2016 tentang Saber Pungli.

"Semua telah dibentuk dan tinggal duduk bersama untuk melonching waktu yang tepat, besok pagi akan dilakukan sosialisasi di aula setdakab membahas jadwal dilakukan serentak," sebutnya yang di dampinggi Kabag Humas Setdakab Drs Muharrir.

Berkenaan dengan edaran pemerintah pusat itu, Pemkab Aceh Barat telah mengeluarkan surat intruksi dilakukannya pemasangan spanduk pada seluruh unit pelayanan penyelenggara Pemerintah Daerah.

Sosialisasi dan publikasi program Saber Pungli itu melalui pemasangan spanduk di halaman kantor masing-masing, seperti Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRK, Dinas, Badan dan Kantor, Kantor Camat dan Sekretariat Lembaga Keistimewaan Aceh Barat". Demikian Rahmad Fitri turut didampinggi Sekda Aceh Barat Drs Bukhari, MM.

Pewarta: Anwar

Uploader : Salahuddin Wahid


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2016