"Itu sangat benar," kata Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat ditanya wartawan terkait informasi bahwa partai berlambang beringin itu tidak akan mendukung bakal Capres Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

Airlangga saat di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, mengatakan hal itu untuk menanggapi pernyataan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla yang menyebut Airlangga kemungkinan tak mendukung Anies Baswedan.

Airlangga disebut akan mendukung bakal calon presiden dari Partai Gerindra Prabowo Subianto atau bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo.

Baca juga: Survei Polmatrix sebut Elektabilitas Prabowo capai 28,4 persen

Sementara Anies Baswedan merupakan bakal calon presiden yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan beranggotakan Partai Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat.

Dia mengatakan Golkar adalah organisasi dan partai besar yang memiliki langkah-langkah tersendiri.

"Langkah chapter (babak) terakhir. Sekarang sudah masuk chapter terakhir," ujar Airlangga yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.

Partai Golkar telah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sejak pertengahan 2022 bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun, PPP telah menyatakan bergabung dengan PDI Perjuangan untuk mendukung bakal capres Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Baca juga: Airlangga sampaikan Partai Golkar adalah partai tengah

Pewarta: Indra Arief Pribadi

Editor : Febrianto Budi Anggoro


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2023