Atlet terjun payung Provinsi Lampung yang turun pada nomor ketepatan mendarat beregu putri dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 mendapat bonus berupa hadiah satu hektare tanah usai  meraih medali emas.

Lampung dengan menurunkan Ayu Fitria Handriyani, Benanda Fransiska dan Nurul Chaasanah berhasil  meraih poin tertinggi pada babak terakhir 1,73 poin dengan mengalahkan penerjun DI Yogyakarta yang berhasil mengumpulkan skor 2,06 poin.

“Ini merupakan hadiah dari pribadi saya dan ini merupakan bentuk apresiasi yang kita berikan kepada atlet terjun payung yang berhasil menyumbang emas untuk Lampung,” kata Ketua Terjun Payung Lampung Hasani di komplek Lanud Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar, Minggu.

Ia menjelaskan bonus satu hektare tanah untuk masing-masing penerjun Lampung dan satu ofisial tersebut berada di daerah  Kampung Bandar Dalam, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan.

Selain mendapat bantuan langsung secara pribadi dari dirinya, para sang juara peraih medali emas dari terjun payung tersebut juga akan mendapatkan bonus dari KONI Lampung.

DI Yogyakarta yang menurunkan Yeni Dwi Hermilah, Anggi Triana Wijayanti dan Endang Trilinbrata harus puas dengan posisi kedua dan berhak mendapatkan medali perak.
Posisi ketiga disusu DKI Jakarta dengan penerjun yang diturunkan Maria Merlda Ngibawar, Ni Putu Irma Purnama Dewi dan Eki Rachmawati dengan skor yang dikumpulkan 2,11 poin.

Selanjutnya untuk nomor ketepatan mendarat beregu putra, penerjun Jawa Barat Yudi Suandini, Ismail Doda, Suleuman dan Arwis berhasil meraih medali emas setelah unggul dengan nilai yang dikumpulkan 1,60 poin mengalahkan Jawa Tengah dengan skor yang dikumpulkan 2,17 poin oleh penerjun Petrus Riyadi Subagya, Sutrisna, Fatoni dan Tri Herwanto.

Kemudian posisi ketiga untuk medali perunggu disusul DKI Jakarta dengan skor yang dikumpulkan Suradi, Setyo Haryosono, Muhammad Ibrohim dan Wardani 2,43 poin.
Sebelumnya di nomor kerja sama di udara dan kerja sama antara parasut  Jawa Barat berhasil memboyong dua medali emas untuk dua nomor dalam pertandingan  Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 di Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar.

Pada nomor kerja sama di udara Jawa Barat yang menurunkan Surya Darma Salman, Mei Chandra Marbun, Rahmat Sholeh Gultom, Hendra Tri Gandawan dan M Ali Mustofa berhasil mengumpulkan nilai 106 poin dengan mengalahkan DI Yogyakarta yang mengumpulkan nilai 89 poin.

DI Yokyakarta menempati urutan kedua dengan perolehan medali perak pada nomor kerja sama di udara tersebut menurunkan Alfyan S,  Sainul, Sujitno Embatau, David R dan Anjil Faozi.

Kemudian posisi ketiga dengan perolehan medali perunggu ditempati penerjun payung DKI Jakarta Ori Arsya, Suryono, Iqra, M Fadhly Nugroho dan Yohanes Hilarius dengan skor 83 poin

Selanjutnya untuk nomor kerja sama parasut Jabar yang juga meraih medali emas dengan membukukan nilai 63 poin menurunkan Samuel Kamajaya, Kornelius Kamajaya dan Dadang S Kamajaya berhasil mengalahkan DKI Jakarta dengan skor 26 poin.

DKI Jakarta dengan menurunkan Hartomo, Hery Cahyono dan Resha Sri Harmanto harus puas pada posisi kedua dengan perolehan medali perak dan untuk perunggu di amankan penerjun Lampung dengan menurunkan Agung Tri Harto, Bernandus Setya Ariyantara dan Wahid Pranoto dengan skor yang berhasil dikumpulkan 23 poin.

Pada Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) turut hadir di antaranya Plh Sekda Aceh, Azwardi, Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto dan Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Pnb Hantarno Edi Sasmoyo.

Pewarta: M Ifdhal

Editor : M.Haris Setiady Agus


COPYRIGHT © ANTARA News Aceh 2024