Jumat, 20 Oktober 2017

Dewan: Singkil harus keluar dari status miskin

id aceh singkil, dpr ri, miskin
Dewan: Singkil harus keluar dari status miskin
Kunjungan kerja Anggota DPR RI Muslim Ayub dan membuka acara Sosialisasi undang undang MPR RI di Aula Kantor Bupati Aceh Singkil, Senin (8/5). (ANTARA Aceh/Khairuman)
Singkil (ANTARA Aceh) - Anggota Komisi III DPR RI Muslim Ayub menyatakan Kabupaten Aceh Singkil harus keluar dari status daerah miskin dengan mendukung program pembangunan pemerintah setempat, sehingga kesejahteraan masyarakatnya meningkat.

"Saya berharap semua pihak mendukung program lanjutan bupati dari sisi infrastruktur, pertanian, kelautan, perikanan dan industri untuk kesejahteraan masyarakat luas," katanya pada acara sosialisasi Undang Undang  MPR RI di Singkil, Senin.

Ia menyatakan, potensi sumber daya alam di Aceh Singkil sangat besar, sehingga harus dikelola dan dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Saya tidak mengerti dan tujuannya, Aceh Singkil menyandang status salah satu kabupaten termiskin, padahal potensi daerahnya cukup besar. Status ini harus dihilangkan tentunya dengan cara meningkatkan kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Aceh Singkil Dulmursid mengimbau warganya untuk mendukung pemerintah dalam menjalankan program pembangunan, khususnya yang berpihak kepada peningkatan kesejahteraan rakyat.

Ia juga mengharapkan Anggota DPR RI Muslim Ayub untuk membantu Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, sehingga program pembangunan Pemerintah Pusat bisa dilaksanakan di daerah ini.

Dia juga menyinggung penggunaan anggaran dana desa yang semakin signifikan harus sesuai juknis dan transparan, karena belakangan ini kasus penyelewengan dana desa semakin disorot.

Selain itu, sambung Dulmusrid, Muslim Ayub juga sering hadir ke Aceh Singkil dalam even-even khusus.

Dalam acara itu turut dihadiri perwakilan Dandim 0109 Singkil Letkol Kav Kapty Hertantiawan, Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Miliardin SIk, Sekdakab Drs Azmi, Perwakilan Kejari Singkil, perwakilan Mahkamah Syariah, puluhan SKPK dan para undangan lainnya.

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga