Senin, 23 Oktober 2017

Wisatawan domestik berkunjung ke Sabang 3.000 orang

id sabang
Wisatawan domestik berkunjung ke Sabang 3.000 orang
Ilustrasi - Penumpang Sepeda Motor ke Sabang Ratusan pengemudi sepeda motor antre saat menaiki kapal penyeberangan tujuan Pulau Sabang di pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Sabtu (21/5). Arus kunjungan wisatawan ke Pulau Sabang, termasuk sepeda motor meningkat sehubungan digelarnya Sabang Fair di pulau wisata tersebut, sementara kapasitas penyeberangan terbatas karena satu unit kapal roro KMP BRR tidak beroperasi. ANTARA FOTO/Ampelsa/foc/16.
Sabang (ANTARA Aceh) - Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelabuhan Balohan, Sabang Abdurani, Selasa, memperkirakan sebanyak 3.000 wisawatan domestik berkunjung ke pulau paling ujung barat Indonesia.

"Kunjungan wisatawan sudah meningkat sejak hari kedua liburan lebaran, dan hari ini kunjungan wisatawan domestik ke Sabang sekitar 3.000-an orang," ujar Kepala UPTD Pelabuhan Balohan Sabang Abdurani, Selasa.

Wisatawan domestik yang berkunjung ke kawasan strategis pariwisata nasional Sabang dominan berasal dari Sumatera Utara dan Pulau Jawa.

Lebih lanjut Abdurani menjelaskan, kedatangan wisatawan tersebut ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dilayani lima kapal, di antaranya Kapal Cepat Express Bahari tiga armada (Express Bahari 8B, Express Cantika 89, dan Express Bahari 2F), kemudian kapal lambat jenis roro dua armada (KMP Simeulue dan KMP Papuyu).

"Ada lima kapal yang meelayani pelayaran Sabang-Banda Aceh dan sebaliknya. Kapal cepat 3 armada dan kapal lambat jenis roro dua armada," katanya pula.

Jumlah pelayaran keseluruhan dini hari, masing-masing kapal cepat 5 trip dan kapal lambat 4 trip.

Sebelumya, Ketua Himpinan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Sabang Krisnani Murnilawati menyebutkan, lebih dari 200 profesi tour guide siap mendampingi para wisatawan yang berlibur ke kawasan strategis wisata nasional (KSPN) itu.

"Ada 200 lebih tour guide di Pulau Weh dan mereka bisa menjelaskan dengan detail lokasi wisata andalan yang dimiliki Pulau Weh, dan sebagian tour guide tersebut bisa berbahasa asing," kata dia lagi.

Dia menjelaskan, para tour guide tersebut masing-masih punya keahlian tersendiri dan wisatawan yang didampigi oleh tour guide itu bisa mengakses informasi dengan detail serta akurat.

"Kami menganjurkan setiap wisatawan yang berlibur ke Sabang didampingi pengemudi serta tour guide yang berasal dari Sabang agar setiap informasi yang didapatkan benar-benar akurat," katanya pula.

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga