Jumat, 20 Oktober 2017

Waspadai gelombang 4 meter di Aceh

id aceh, bmkg, gelombang tinggi
Waspadai gelombang 4 meter di Aceh
ilustrasi - Nelayan tradisional menerobos gelombang saat akan melabuh pukat jaring di perairan laut Selat Malaka kawasan Ulee Jalan, Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Selasa (12/7). (ANTARA FOTO/Rahmad)
Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat mewaspadai gelombang laut Aceh yang tingginya bisa empat meter pada Senin hingga Arabu pekan ini.

"Hari ini hingga tiga hari ke depan, gelombang tinggi terjadi sepanjang garis pantai Aceh," tegas prakirawan BMKG Stasiun Kelas I Blang Bintang, Suyitno, di Aceh Besar, Senin.

Peringatan tersebut, lanjutnya, berlaku selama tiga hari penuh atau terhitung hari ini sampai Rabu, 2 Agustus 2017 hingga pukul 24.00 WIB.

Gelombang tinggi terjadi karena angin bertekanan rendah dari wilayah laut Burma dan India mengarah ke daratan Aceh.

Kondisi tersebut telah berakibat massa udara yang terbentuk wilayah perairan Aceh menjadi gelombang tinggi Samudra Hindia, barat Aceh rata-rata mencapai 2,5 hingga empat meter.

Lalu perairan Selat Malaka bagian Utara dilanda gelombang berkisar antara 2,5 sampai 3,5 meter, perairan barat-selatan Aceh dilanda satu hingga tiga meter.

Terakhir di perairan utara-timur Aceh, dan perairan Sabang-Banda Aceh dilanda gelombang setinggi 1,5 sampai tiga meter.

"Bagi wisatawan terutama, turis asing yang sedang liburan di kawasan pulau dan nelayan setempat, diharapkan mewaspadai potensi gelombang laut ini," katanya.

Bila cuaca buruk melanda di kawasan pesisir Kabupaten Aceh Utara, telah mengakibatkan nelayan setempat menjadi enggan untuk melaut.

"Kalau angin kencang, maka diikuti dengan ombak setinggi dua hingga empat meter. Kami tidak melaut," kata seorang nelayan, Mukhsin.

Jika dipaksakan melaut juga, ucapnya, maka dikhawatirkan hasil tangkapan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga