Senin, 23 Oktober 2017

BNN Aceh beri pendampingan korban narkoba

id bnn aceh, narkoba
BNN Aceh beri pendampingan korban narkoba
BNN (ANTARA News)
Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Aceh memberi pendampingan terhadap korban penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang.

Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol Eldi Azwar di Banda Aceh, Kamis, mengatakan, pendampingan ini merupakan layanan pascarehabilitasi agar korban narkotika bisa hidup normal, produktif, dan mandiri kembali.

"Kegiatan pendampingan ini diikuti terdiri dari 22 perang klien atau mereka yang telah selesai melaksanakan layanan rehabilitasi," kata Eldi Azwar mengungkapkan.

Pendampingan korban penyalahgunaan narkoba tersebut bekerja sama dengan Yayasan Rumah Kita (Yakita). Peserta pendampingan dari Yakita sebanyak 19 orang dan tiga lainnya merupakan klien BNN Provinsi Aceh.

Dia menyebutkan, pendampingan pascarehabilitasi merupakan layanan lanjutan terhadap korban penyalahgunaan narkoba.

"Setelah menjalani rehabilitasi, korban penyalahgunaan narkoba juga butuh pendampingan, agar mereka hidup normal dan terlepas dari narkoba," kata Eldi Azwar.

Selain itu, kata dia, pendamping layanan pascarehabilitasi untuk memastikan korban penyalahgunaan narkoba benar-benar sudah terbebas dan tidak lagi kambuh atau relapse.

"Pendampingan ini juga untuk meningkatkan kualitas hidup mereka yang pernah menjadi korban penyalahgunaan narkoba, sehingga mereka mampu menjalankan fungsi sosial di masyarakat," kata dia.

Selain itu, pendampingan dan layanan pascarehabilitasi tersebut untuk memastikan pemulihan bagi korban penyalahgunaan narkoba.

"Layanan pascarehabilitasi ini untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan serta kemampuan diri. Dan kami berharap, para peserta pendampingan layanan pascarehabilitasi mampu mempertahankan pemulihannya," kata Eldi Azwar.

Sementara itu, Kepala Seksi Pascarehabilitasi BNN Provinsi Aceh Saiful mengatakan, pendampingan layanan pascarehabilitasi ini dilakukan untuk memastikan program pemulihan korban penyalahgunaan narkoba berjalan berkesinambungan.

"Pendampingan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mereka yang pernah menjadi korban narkoba agar tetap menjalankan dan mempertahankan pemulihan diri," kata Saiful. 


Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga