Senin, 23 Oktober 2017

Tari Saman tingkatkan silaturrahmi

id gayo lues, tari saman
Tari Saman tingkatkan silaturrahmi
Warga dari berbagai komponen masyarakat, PNS, anggota TNI/Polri, pelajar bersiap-siap menampilkan tarian tradisional Saman saat gladi di stadion Seribu Bukit, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Sabtu (12/8/2017). Tarian massal Saman yang telah menjadi warisan budaya dunia akan diikuti 10.001 penari pada 13 Agustus 2017. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
Banda Aceh (ANTARA Aceh) - Bupati Gayo Lues Ibnu Hasim menyatakan pergelaran tari saman 10.001 merupakan bagian untuk meningkatkan silaturrahmi dengan semua komponen masyarakat.

"Gerakan dalam tari saman menandakan akan keserasian dan kebersamaan dan antarpenari yang sebelumnnya tidak saling kenal," kata Ibnu Hasim di sela-sela pelaksanaan Tari Saman 10.001 di Stadion Seribu Bukit, Blangkejeren, Gayo Lues, Sabtu.

Ia menjelaskan gerakan-gerakan yang dimainkan secara serempak dan serasi menandakan akan kebersamaan yang diperlihatkan oleh seluruh peserta yang datang dari berbagao daerah termasuk dari beberapa kabupaten tetangga dari Gayo Lues.

"Kegiatan ini juga momentum untuk pembinaan dan merawat agar tari saman yang kini menjadi warisan dunia dapat terus terjaga dan tidak punah," katanya.

Ia menyebutkan peserta tarek saman 10.001 tersebut berasal dari perwakilan dari 145 gampong/desa dalam kabupaten tersebut, satuan kerja perangkat kabupaten dan peserta dari beberapa kabupaten tetangga.

"Saya berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan saya kain dengan kebersamaan yang dibangun melalui Saman akan mampu meningkatkan kesahteraan masyarakat," katanya.

Ia juga berharap kegiatan serupa tersebut dapat terus ditingkatkan dan dapat ditambau jumlah penarinua mencapai 30.001 yang melibatkan seluruh peserta dari kabupaten/ kota di Aceh dan tidak tertutup kemungkinan untuk dilakukan oleh seluruh peserta dari seluruh provinsi di Tanah Air.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Kadisbudpar Aceh, Reza Fahlevi dan sejumlah Anggota DPR asal Aceh dan tamu undangan lainnya.


Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga