Kamis, 19 Oktober 2017

Cuaca buruk harga ikan naik di Lhokseumawe

id lhokseumawe, cuaca buruk, ikan, ekonomi
Cuaca buruk harga ikan naik di Lhokseumawe
Sejumlah pengunjung berbelanja ikan di pasar tradisional Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (28/12). Kenaikan harga ikan hingga 30 persen sejak sepekan terakhir di daerah itu, berdampak terhadap daya beli konsumen menurun dan selain poermintaan sepi. (ANTARA Aceh/Ampelsa)
Lhokseumawe (ANTARA Aceh) - Kondisi cuaca di sekitar perairan Lhokseumawe, Provinsi Aceh yang berangin kencang dalam sepekan terakhir, membuat harga ikan segar mengalami kenaikan hingga 50 persen, karena hasil tangkapan nelayan terbatas.

Darmawan, seorang pedagang di Pasar Pusong Lhokseumawe, Rabu   mengatakan, harga ikan cakalang saat ini Rp25 ribu hingga Rp30 ribu atau mengalami kenaikan dari seblumnya yang hanya Rp20 ribu/Kg.

"Umumnya hraga berbagai jenis ikan segar mengalami kenaikan, karena hasil tangkapan nelayan berkurang, akibat pengaruh cuaca dengan kondisi angin kencang," ujar dia.

Selain itu, kata dia, akibat cuaca yang kurang menguntungkan tersebut banyak nelayan yang mengurungkan diri melaut untuk menghindari keadaan yang tidak diinginkan.

"Banyak boat nelayan yang tidak melaut karena kondisi cuaca yang berangin. Akibatnya, harga ikan menjadi mahal karena nelayan tidak melaut," ungkap pedagang ikan tersebut.

Ia menyatakan, kenaikan harga ikan segar tersebut diakibatkan oleh minimnya hasil tangkapan nelayan lokal, sehingga stok ikan segar di tingkat lokal menjadi menipis dan melonjak harganya.

Zakaria, pedagang lainnya menambahkan, bukan hanya ikan segar hasil tangkapan nelayan saja yang melonjak, ikan budidaya juga ikut melonjak apabila kondisi cuaca di laut sedang tidak bersahabat.


Editor: Salahuddin Wahid

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Top News
Baca Juga