"Kadin itu bukan kumpulan kontraktor, tapi pengusaha. Kontraktor itu pencari kerja, sedangkan pengusaha pemberi kerja. Mari jadikan Kadin sebagai wadah bagi para pemberi kerja yang berani berinvestasi dan memajukan daerah,” katanya
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar membuka diri untuk bekerja sama dengan Kadin dalam menarik investor baru. Pemerintah siap memberikan kemudahan perizinan dan dukungan bagi pengusaha yang serius menanamkan modal di Aceh Besar.
“Kami ingin Kadin menjadi pintu masuk bagi para investor. Banyak potensi besar di Aceh Besar, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri kreatif. Pemerintah siap memfasilitasi agar investasi itu berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga berharap Kadin bisa menjadi jembatan bagi pelaku UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing di pasar lebih luas.
Baca: Bupati: Percepatan pembangunan di Aceh Besar tanggungjawab kolektif
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Kadin harus hadir memberi solusi bagaimana UMKM bisa mengakses modal, pelatihan, dan jaringan usaha. Kalau Kadin aktif, ekonomi rakyat akan bergerak,” katanya.
Ketua Umum Kadin Aceh, Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Ia mengatakan Mukab ke-VI ini menjadi momentum kebangkitan dunia usaha di daerah itu.
"Kami berterima kasih kepada Bupati dan jajaran pemerintah daerah yang terus memberikan perhatian bagi dunia usaha. Muskab ini bukan hanya kegiatan rutin organisasi, tapi titik balik bagi Kadin Aceh Besar untuk berperan aktif dalam pembangunan ekonomi,” kata Muhammad Iqbal.
