Banda Aceh (ANTARA) - Dansubsatgas bencana Aceh yang juga Danrem Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran menyatakan bahwa TNI AD bakal membangun jembatan bailey dan gantung yang rusak pascabencana banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh guna menghubungkan kembali daerah itu.

“Terdapat akses vital jalan utama penghubung antar Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Timur putus, dan ini akan segera dibangun. Selain itu sejumlah jembatan gantung penghubung antar kecamatan dan Desa juga turut dibangun,” kata Kolonel Inf Ali Imran, di Gayo Lues, Aceh, Kamis.

Pernyataan itu disampaikan saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Gayo Lues untuk meninjau langsung sejumlah infrastruktur rusak parah setelah bencana banjir bandang dan longsor melanda kawasan tersebut.

Ia mengatakan, dalam upaya percepatan pemulihan bencana banjir bandang dan longsor parah melanda tiga provinsi di paling barat Indonesia, Gayo Lues menjadi salah satu kabupaten yang menjadi perhatian.

“Salah satunya Gayo Lues, daerah ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Presiden Prabowo melalui Dansatgas percepatan jembatan dan Infrastruktur bencana Jenderal TNI Maruli Simanjuntak segera melakukan percepatan pemulihan di daerah ini," ujarnya. 

Ali Imran menyampaikan, selain mengerahkan sejumlah alat berat yang saat ini berada di Gayo Lues. Personel TNI Yonzipur 16 DA sudah mulai melakukan pengecekan dan persiapan pekerjaan pembangunan jembatan. 

“Pembangunan itu untuk tiga jembatan bailey dan jembatan gantung. Diantaranya di Desa Pepelah, Desa Uring dan Desa Pintu Rime dalam Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues,” kata Ali Imran.

Di sisi lain, Ali Imran bersama Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra juga ikut meninjau pemukiman rumah masyarakat yang terdampak, dan berdialog dengan warga di pengungsian.

Dasubsatgas menambahkan, masyarakat Gayo Lues tetap tenang dalam menghadapi bencana yang menimpa keadaan, warga di sana bukan tidak membutuhkan bantuan, tetapi mereka mampu bersabar. 

“Saya salut. TNI Kodim 0113 Gayo Lues bersama masyarakat disini bersinergi kuat saling membantu, sehingga tabah dan mampu menghadapi bencana yang melanda. Insya Allah jembatan cepat rambung sehingga aktivitas dan perekonomian masyarakat cepat normal kembali,” demikian Kolonel Inf Ali Imran.



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M Ifdhal

COPYRIGHT © ANTARA 2026