Banda Aceh (ANTARA) - PT Pegadaian menyatakan bahwa masyarakat Aceh yang melakukan investasi emas secara digital di perusahaan negara itu melalui aplikasi Tring masuk 10 besar tertinggi di Indonesia dalam setahun terakhir.

"Alhamdulillah untuk area Banda Aceh itu masuk 10 besar terbanyak penggunaan Tring (investasi emas), sehingga mendapat reward dari direksi," kata Deputy Bisnis Kantor Area Pegadaian Aceh, Joko Prasetyo, di Banda Aceh, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan kepada awak media pada pelaksanaan Festival Tring Aceh yang berlangsung pada 30-31 Januari 2026, di Suzuya Mall Banda Aceh.

Baca juga: Waduh...Harga emas hari ini naik lagi setelah sempat turun
 

Tring merupakan aplikasi digital terbaru dari Pegadaian yang dirancang untuk memberikan edukasi sekaligus kemudahan layanan kepada masyarakat di era digital, salah satunya untuk bertransaksi emas.

Joko menjelaskan, pelaksanaan Festival Tring Aceh ini untuk memberikan edukasi investasi kepada masyarakat terkait berbagai manfaat dan keunggulan dari investasi digital Tring tersebut.

"Dengan Tring ini, masyarakat tidak perlu hadir di Pegadaian membawa barang, kemudian membawa uang karena bisa diaplikasikan langsung, dapat gunakan selama 24 jam. Sama seperti M-Banking kalau di perbankan," ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan aplikasi Tring ini, masyarakat sudah lebih dimudahkan, karena mereka bisa berinvestasi emas cukup dengan Rp10 ribu saja, dan langsung memiliki tabungan emas.

"Menabung itu tidak hanya yang besar-besar, dari kecil saja, mulai sekarang, Insya Allah itu akan mendapatkan harga masa depan yang lebih baik lagi," katanya.

Dalam kesempatan ini, Joko mengajak masyarakat Aceh khususnya di Banda Aceh segera membeli emas digital melalui Tring di masa sekarang, untuk investasi masa depan.

Berinvestasi dengan menabung emas. Kalau menabung uang sudah biasa, tapi kalau menabung emas itu sangat luar biasa, lebih luar biasa. Karena trendnya harga emas itu naik terus," pungkas Joko Prasetyo.

Baca juga: Sempat bertengger tinggi, emas di Pegadaian pada Jumat turun



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026