Banda Aceh (ANTARA) - TNI melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam Iskandar Muda terus mengebut pembangunan gorong-gorong atau jembatan armco guna mempercepat pemulihan akses antardesa di wilayah bencana di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Penerangan Kodam Iskandar Muda dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Senin, mengatakan gorong-gorong atau jembatan armco yang dibangun tersebut berada di Desa Tawar Begi, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.

Pembangunan gorong-gorong tersebut melibatkan personel Batalyon Zeni Konstruksi 14/Sradha Wirya Samertitaya. Progres pembangunan gorong-gorong tersebut sudah mencapai 60 persen.

Baca juga: Usai jalankan misi kemanusiaan di Aceh, Prajurit TNI AD meninggal dunia karena kecelakaan
 

Pembangunan gorong-gorong atau jembatan armco tersebut merupakan langkah strategis dalam memperbaiki fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. 

Pemasangan gorong-gorong tersebut diharapkan mampu meningkatkan sistem drainase sekaligus memperlancar akses transportasi masyarakat, khususnya pada jalur penghubung antardesa yang selama ini menjadi jalur vital aktivitas warga.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 05/Permata, Kodim 0119/Bener Meriah, Kapten Inf Abdul Asis mengatakan prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana terus bekerja keras menyelesaikan pembangunan gorong-gorong tersebut.

"Personel terus mengebut penyelesaian pembangunan gorong-gorong atau jembatan armco tersebut. Targetnya, dalam bulan ini, gorong-gorong tersebut selesai dan dapat dilalui masyarakat," katanya.

Ia menambahkan semangat dan kerja keras personel di lapangan menjadi kunci dalam percepatan penyelesaian pekerjaan, sehingga akses antarwilayah di daerah tersebut kembali terhubung pascabencana.

"Kami berharap pembangunan jembatan armco atau gorong-gorong dapat segera rampung agar masyarakat kembali menikmati akses jalan yang aman dan nyaman pascabencana," kata Abdul Asis.

Benny, warga setempat, mengapresiasi dan berterima kasih kepada personel TNI serta pihak yang terlibat membangun gorong-gorong tersebut karena membuka kembali akses di wilayah itu pascabencana.
 
"Gorong-gorong ini menjadi akses jalan yang penting penting bagi masyarakat karena menjadi jalur utama penghubung antardesa serta mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari," katanya.

Selama proses pembangunan, kata dia, masyarakat turut mendukung dengan memberikan semangat kepada personel yang bekerja di lapangan. Masyarakat berharap pembangunan segera selesai, sehingga mobilitas masyarakat kembali normal.

"Jembatan gorong-gorong merupakan jalur penghubung antardesa. Selesaikan pembangunan jembatan tersebut, aktivitas masyarakat akan lebih cepat dan lancar, terutama saat Ramadhan, di mana aktivitas warga biasanya meningkat," kata Benny.


Baca juga: Alat berat bantuan Presiden tiba di Krueng Geukueh



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026