Nagan Raya (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Nagan Raya, Provinsi Aceh mulai menerima bantuan logistik dari Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo untuk korban bencana banjir bandang di daerah ini, yang sebelumnya diangkut tiga unit truk dari Jakarta.

“Kedatangan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Kapolri Jenderal Listiyo, terhadap masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Nagan Raya, sekaligus wujud kehadiran negara di tengah situasi darurat kemanusiaan,” kata Kapolres Nagan Raya, Aceh, AKBP Dr Benny Bathara di Nagan Raya, Rabu.

Bantuan logistik yang diterima meliputi berbagai kebutuhan dasar masyarakat diantaranya beras dalam berbagai kemasan, air mineral, mie instan, minyak goreng, susu, biskuit, sarden, telur, ikan kering, serta perlengkapan sandang dan ibadah seperti selimut, mukena, sajadah, sarung, dan handuk. 

Baca juga: Pemkab Aceh Tamiang perpanjang status tanggap darurat bencana selama tujuh hari

Selain itu, terdapat pula perlengkapan pendukung seperti pampers, pembalut, portable power station, serta panel surya untuk membantu kebutuhan listrik darurat di lokasi terdampak.

Benny Bathara mengatakan bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan, khususnya di wilayah yang terdampak paling parah.

Setelah proses penerimaan, seluruh bantuan logistik dimuat kembali ke dalam tiga truk milik masyarakat dan satu truk dinas Polres Nagan Raya untuk didistribusikan. 

Rencananya, bantuan tersebut disalurkan ke Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang pada Kamis, 19 Februari 2026, dengan melibatkan mahasiswa PTIK serta personel Polres Nagan Raya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, di mana kebutuhan bahan pokok meningkat.

Kapolres Nagan Raya AKBP Benny Bathara menegaskan bahwa bantuan sosial dari kapolri merupakan bukti nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. 

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, dukungan moral, serta mempercepat pemulihan pascabencana,” katanya.

Baca juga: Menjaga lestari tradisi meugang pascabencana



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026