Banda Aceh (ANTARA) - Polda Aceh memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) yang dibangun Polri untuk masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang berjalan sesuai tahapan agar penyelesaian tepat waktu.
Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Senin, mengatakan ada sebanyak 76 unit huntap yang dibangun Polri di Kampung Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
"Kami memastikan pembangunan huntap tersebut sesuai tahapan, sehingga progres penyelesaiannya tepat waktu. Selain tepat waktu, kami juga memastikan kualitas bangunan sesuai yang direncanakan," katanya.
Baca juga: Polda: Progres pembangunan huntap di Aceh Tamiang capai 45 persen
Joko Krisdiyanto menyebutkan dari 76 huntap yang sedang dibangun tersebut terdiri tipe 36 sistem precast atau rumah pracetak sebanyak 34 unit. Progres pembangunan 34 unit tersebut telah mencapai 38 persen.
Serta tipe ruspin sebanyak 42 unit dengan progres mencapai 53,12 persen. Tipe ruspin atau rumah unggul sistem panel instan adalah teknologi konstruksi rumah pracetak modern yang dikembangkan Kementerian PUPR, menggunakan sistem perakitan komponen beton bertulang dengan baut.
"Pengawasan lapangan pembangunan hunian tetap tersebut dilakukan sebagai secara rutin guna memastikan pekerjaan setiap tahapan berjalan sesuai standar dan tepat waktu," kata Joko Krisdiyanto.
Perwira menengah Polda Aceh itu menyebutkan pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir bandang pada akhir November 2025 di Kabupaten Aceh Tamiang tersebut merupakan dukungan Polri terhadap pemulihan pasca bencana.
"Kami terus berupaya agar pembangunan hunian tetap tersebut dapat selesai tepat waktu, sehingga masyarakat terdampak bencana segera menempati rumah yang layak dan aman," kata Joko Krisdiyanto.
Dengan selesainya hunian tetap, kata dia, masyarakat terdampak bencana dapat bangkit kembali, sehingga aktivitas ekonomi dan stabilitas sosial masyarakat di wilayah bencana bisa kembali pulih.
"Polri menegaskan komitmennya akan terus hadir dan berkontribusi dalam setiap tahapan pemulihan bencana. Kehadiran ini sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," kata Joko Krisdiyanto.
Baca juga: Pemerintah Aceh percepat ketersediaan lahan hunian tetap
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.