Nagan Raya (ANTARA) - Anggota Komisi VII DPR-RI asal Aceh H Teuku Zulkarnaini meminta kepada pemerintah pusat agar mempercepat pembangunan sarana infrastruktur dan permukiman masyarakat yang rusak pascabencana banjir bandang yang melanda Aceh pada Rabu, 25 November 2025 lalu.

“Persoalan tanggap darurat di Aceh saat ini sudah selesai, yang diperlukan sekarang ini Adalah pemulihan infrastruktur dan permukiman masyarakat,” kata H Teuku Zulkarnaini kepada wartawan di Nagan Raya, Senin.

Ia mengatakan, dampak kerusakan akibat bencana alam banjir bandang di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, telah mengakibatkan rumah masyarakat satu kecamatan di daerah ini yaitu di Beutong Ateuh Banggalang rusak parah dan hilang akibat bencana alam.

Belum lagi dampak bencana yang dialami masyarakat di Kecamatan Darul Makmur, Tadu Raya dan Tripa Makmur, termasuk sarana infrastruktur yang rusak, sehingga memerlukan penanganan yang maksimal dari pemerintah pusat.

Baca: DPR RI minta pemerintah normalisasi sungai Beutong Ateuh Nagan Raya

Teuku Zulkarnaini mengakui jika mengandalkan keuangan pemerintah daerah, hal tersebut sangat tidak mungkin karena keuangan pemerintah daerah sangatlah terbatas.

“Kita semua tahu keuangan daerah itu kecil sekali, tidak akan mampu menangani perbaikan infrastruktur bencana,” katanya.

Namun, kata dia, meski sumber pendanaan pembangunan infrastruktur dan permukiman dari pemerintah pusat, ia mengakui perencanaan dasar tetap berasal dari daerah khususnya di Kabupaten Nagan Raya.

“Daerah yang lebih tahu detail kerusakan akibat bencana, maka kita berharap pemerintah segera membangun sarana yang rusak akibat bencana di Aceh, termasuk di Kabupaten Nagan Raya yang kerusakan nya sangat parah,” kata pria yang akrab disapa Ampon Bang ini.



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026