Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya memprioritaskan pemulihan layanan dasar dan akses masyarakat pascabencana hidrometeorologi di kabupaten tersebut.
Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri di Pidie Jaya, Kamis, mengatakan pemulihan layanan dasar dan akses masyarakat tersebut di antaranya penanganan instalasi air bersih serta perbaikan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang.
"Air bersih dan akses merupakan kebutuhan mendasar. Pemkab Pidie Jaya memprioritaskan pemulihan layanan kebutuhan dasar tersebut. Saat ini, layanan kebutuhan dasar tetap berjalan, meski dalam kondisi darurat," katanya.
Baca juga: BKKBN hadirkan layanan KB bagi korban banjir di Pidie Jaya
Selain itu, kata dia, Pemkab Pidie Jaya juga berkomitmen menuntaskan pemulihan pascabencana secara menyeluruh agar aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kehidupan sosial masyarakat terdampak bencana kembali normal.
Sementara itu, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mengatakan pemulihan pascabencana tidak sekadar memperbaiki kerusakan, tetapi juga memperkuat mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali berdampak besar kepada masyarakat.
"Kami juga memastikan program rehabilitasi rekonstruksi pascabencana berjalan terukur dan tepat sasaran, sehingga semua sektor aktivitas masyarakat kembali normal," katanya.
Oleh karena itu, Bupati mengharapkan dukungan pemerintah pusat melalui skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat mempercepat penanganan infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya.
Ia menyebutkan beberapa infrastruktur rusak di antara Jembatan Blang Awe, jaringan air bersih PDAM, normalisasi sungai hingga percepatan pembangunan hunian sementara.
"Untuk hunian sementara, di beberapa lokasi masih terdapat fasilitas belum memadai seperti tidak adanya plafon dan ventilasi. Kami berharap pembangunan hunian sementara ini segera tuntas," kata Sibral Malasyi.
Baca juga: Puluhan anak kurang mampu dan terdampak bencana ikuti khitanan massal
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026