Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memastikan masyarakat korban bencana alam banjir bandang sejak Selasa (10/2) sudah mulai menempati hunian sementara yang telah selesai dibangun oleh BNPB, berlokasi di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, kabupaten setempat.

“Untuk sementara, ada enam kepala keluarga yang sudah menempati hunian sementara di Aceh Barat,” kata Bupati Aceh Barat, Tarmizi kepada wartawan, Selasa.

Ia mengatakan, Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat merupakan salah satu wilayah terparah terdampak bencana alam banjir bandang, yang melanda Aceh pada 26 November 2025 lalu.

Saat ini, kata dia, pembangunan sejumlah unit huntara di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen telah rampung, dan pemerintah daerah masih menunggu penyelesaian pembangunan enam unit huntara lainnya berlokasi di Desa Gampong Lhok, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat

Bupati Tarmizi mengatakan terdapat 12 unit huntara yang disiapkan secara keseluruhan oleh BNPB di Kabupaten Aceh Barat. Dari jumlah tersebut, sebanyak enam unit huntara sudah mulai ditempati masyarakat.

"Target kita sebelum Hari Raya Idul Fitri, semua masyarakat korban bencana sudah menempati huntara,” katanya menambahkan.

Bupati Aceh Barat Tarmizi menyerahkan kunci huntara secara simbolis, kepada masyarakat korban bencana, yang telah selesai dibangun oleh BNPB berlokasi di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, kabupaten setempat, Selasa (10/3/2026) siang. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Selama masa transisi ini, pemerintah bersama BNPB dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, juga menjamin ketersediaan logistik dan bantuan sembako bagi para pengungsi yang menempati huntara.

Pemerintah Aceh Barat juga meminta masyarakat korban bencana yang sudah menempati hunian sementara, agar dapat hidup dengan rukun, tenteram dan saling bersilaturahmi dan berkomunikasi dengan baik termasuk dengan masyarakat di sekitar huntara, pinta Tarmizi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah mengatakan sebanyak enam kepala keluarga yang sudah menempati bangunan huntara di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, juga mendapatkan fasilitas lengkap dari BNPB, BPBD Aceh Barat, Baitul Mal dan Pemkab Aceh Barat.

“Sudah kita lengkapi peralatan pendukung seperti kompor dan alat-alat lainnya agar masyarakat terfasilitasi dengan memadai, termasuk semua kebutuhan dasar masyarakat," katanya.



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026