Banda Aceh (ANTARA) - PT Bank Aceh Syariah (BAS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) secara resmi menyerahkan zakat karyawan tahun 2026 sebesar Rp1,43 miliar melalui lembaga zakat Baitul Mal Aceh se Aceh.

"Alhamdulillah, hari ini kami kembali menunaikan amanah dari seluruh karyawan Bank Aceh," kata Direktur Utama BAS, Fadhil Ilyas, di Banda Aceh, Kamis.

Adapun total zakat yang dihimpun dari seluruh unit kerja Bank Aceh di berbagai wilayah sebesar Rp1,4 miliar tersebut disalurkan secara strategis melalui lembaga Baitul Mal guna memastikan pendistribusian yang tepat sasaran bagi para mustahik (penerima zakat).

Alokasi dana zakat ini didistribusikan ke Baitul Mal Aceh sebesar Rp450 juta, sisanya diserahkan kepada Baitul kabupaten/kota se Aceh melalui Kantor Cabang Bank Aceh di masing-masing daerah.

Baca: Bank Aceh salurkan zakat perusahaan Rp14,3 miliar

Fadhil menekankan, penyaluran zakat ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari semangat ketaatan seluruh karyawan Bank Aceh terhadap rukun Islam.

"Kami berharap sinergi dengan Baitul Mal ini dapat menjadi katalisator dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat di Aceh maupun luar Aceh," ujarnya.

Dirinya menyampaikan, meskipun Bank Aceh terus berekspansi secara nasional, akar nilai-nilai keislaman dan kepedulian terhadap daerah asal tetap menjadi prioritas utama.

Melalui penyerahan zakat ini, diharapkan dapat mempererat hubungan harmonis antara institusi perbankan dengan lembaga pengelola zakat resmi pemerintah. 

Kedepannya, Bank Aceh berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi syariah yang tidak hanya fokus pada profitabilitas, tetapi juga pada aspek kebermanfaatan sosial (social impact) berkelanjutan.



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026