Simeulue (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menyatakan ribuan pemudik dari daratan Pulau Sumatra tiba di kabupaten kepulauan tersebut dalam sepekan terakhir menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 Masehi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simeulue Renil Muriansyah Putra di Simeulue, Senin, mengatakan ribuan pemudik tersebut tiba di Pulau Simeulue masuk melalui jalur laut menggunakan sejumlah kapal roro.
"Dalam sepekan ini, diperkirakan hingga 10 ribuan pemudik tiba di Pulai Simeulue melalui jalur laut. Jumlah pemudik diperkirakan bertambah hingga hari raya nanti," kata Renil Muriansyah.
Ia menyebutkan kapal roro yang melayani pelayaran ke Pulau Simeulue yakni KMP Aceh Hebat 1 dan KMP Teluk Sinabang dengan rute dari Pelabuhan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan.
Baca: Jelang Lebaran, pedagang pakaian di Simeulue sepi pembeli
Selain dari pelabuhan tersebut, kapal roro itu juga melayani pelayaran dari Pelabuhan Kuala Bubon di Kabupaten Aceh Barat, Pelabuhan Calang di Kabupaten Aceh Jaya, serta Pelabuhan Singkil di Kabupaten Aceh Singkil.
Menurut dia, rata-rata pemudik tersebut dari kalangan mahasiswa. Selain itu, pemudik juga ada dari kalangan perantau yang bekerja di berbagi daerah di Indonesia.
"Paling banyak pemudiknya dari kalangan mahasiswa, ada juga para pekerja. Mereka pulang kampung merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga," katanya.
Renil Muriansyah menyebutkan meski jumlah pemudik mengalami peningkatan sepekan menjelang lebaran Idul Fitri, tetapi tidak penambahan kapal. Hanya saja, ada penambahan jadwal dari sebelumnya.
"Untuk jumlah kapal, tidak ada penambahan, hanya ada penambahan jadwal keberangkatan. Seperti dari Pelabuhan Calang, sebelumnya dua kali dalam sepekan saat ini menjadi empat kali," kata Renil Muriansyah.
Baca: Simeulue hibahkan lahan 50 Ha untuk pembangunan Batalyon TP
Pewarta: Ade IrwansahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.