Banda Aceh (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyatakan seluruh jaringan listrik di desa/gampong terdampak bencana di provinsi itu pada akhir November 2025 telah pulih kembali.

"Saat ini untuk jaringan kelistrikan pasca bencana sudah selesai dilakukan pembenahan dan perbaikan. Suplai listrik ke desa sudah normal semua," kata General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra di Banda Aceh, Selasa.

Ia menyebutkan jaringan listrik yang terdampak akibat banjir dan longsor akhir November itu tersebar 6.500 desa/gampong.


Baca juga: PLN alirkan listrik ke huntara korban banjir di Beutong Ateuh

Ia mengatakan per (8/3) semua desa yang masih layak dan tidak direlokasi listrik sudah menyala.

"Alhamdulillah semua sudah menyala. Tim di lapangan terus bekerja maksimal guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama masyarakat yang terdampak bencana," katanya.

Ia menambahkan dalam mempercepat pemulihan di lapangan pascabencana, PLN bersinergi dengan pemerintah daerah dan BPBD, TNI/Polri, aparat kecamatan/desa, serta relawan dan masyarakat setempat.

Menurut dia kolaborasi tersebut sangat penting untuk membuka akses jalan, membersihkan area terdampak, dan mengamankan lokasi pemulihan.

“Kami berterima kasih atas dukungan seluruh unsur di lapangan, sehingga masyarakat dapat menikmati kembali listrik dengan nyaman dan andal," katanya.


Baca juga: PLN: Pemulihan listrik pascabencana di Aceh Barat capai 100 persen



Pewarta: M Ifdhal
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026