Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menyalurkan daging sapi bantuan tradisi hari potongan hewan "meugang" dari Presiden Prabowo untuk korban bencana banjir di Kabupaten setempat.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi meugang untuk masyarakat terdampak banjir di wilayah Aceh Besar," kata Bupati Aceh Besar, Muharram Idris di Aceh Besar, Kamis.
Ia menyebutkan bantuan sekitar 7,8 ton daging sapi bantuan dari Presiden Prabowo didistribusikan kepada 905 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 49 gampong yang terdampak bencana banjir.
Ia menjelaskan pemotongan sapi batuan tradisi meugang dari orang nomor satu di Tanah Air itu dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Lambaro, Gampong Lubok Batee, Kecamatan Ingin Jaya.
Baca: Presiden bantu daging meugang untuk korban bencana Aceh
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan sapi meugang ini. Semoga daging yang disalurkan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat tertimpa musibah,” kata Muharram.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memastikan distribusi daging dilakukan secara merata kepada warga terdampak, sehingga seluruh penerima manfaat dapat merasakan kebahagiaan meugang di tengah situasi yang masih dalam masa pemulihan.
Muharram juga berharap bantuan tersebut dapat mempererat rasa kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah pusat dan daerah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan
Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil menambahkan bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat terdampak di 49 gampong yang tersebar di sepuluh kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar.
Adapun sepuluh kecamatan itu yakni Kecamatan Indrapuri, Seulimeum, Darul Kamal, Blang Bintang, Ingin Jaya, Peukan Bada, Kuta Baro, Darul Imarah, Kuta Malaka, dan Krueng Barona Jaya.
"Penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak turut dibantu oleh para camat guna memudahkan dan mempercepat distribusi," katanya.
Baca: Pemkab Aceh Timur bagikan 398 sapi bantuan meugang Presiden
Pewarta: M IfdhalEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.