Banda Aceh (ANTARA) - Sejumlah fraksi menanggapi perihal isu mosi tak percaya terhadap Ketua DPRA Zulfadhli alias Abang Samalanga yang kini bergulir di tengah masyarakat Aceh.
Mereka menyatakan tetap mendukung penuh kepemimpinan DPRA saat ini. Ketua Fraksi Nasdem DPR Aceh, Nurchalis menegaskan, sikap partainya saat ini mendukung kepemimpinan Ketua DPR Aceh Zulfadhli, karena prinsip konstitusionalitas jadi dasar penting bagi Nasdem mendukung apapun yang ditetapkan oleh partai pemenang Pemilu sebagai pimpinan.
“Fraksi Nasdem tidak dalam bagian isu-isu tersebut. Lagi pula, itu kan masih dalam tataran gosip yang secara fakta belum tentu benar,” kata Nurchalis, dalam keterangannya, di Banda Aceh, Kamis.
Baca juga: Komisi I DPRA apresiasi pemulihan bencana di Aceh Utara
Bagi Nasdem, kata dia, hal-hal yang tidak benar tidak menarik untuk dibahas. Sebab, saat ini, instruksi pimpinan partai yang sangat penting, yakni meningkatkan peran anggota Fraksi Nasdem di DPR Aceh untuk mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pascabencana. “Ini fokus kita saat ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Aceh, Muhammad Rizky mengaku bahwa kepemimpinan Abang Samalanga sudah sangat baik dan selalu menjalankan kepemimpinan secara kolektif dan kolegial.
"Karena itu, sangat janggal adanya isu mosi tidak percaya tersebut. Apalagi sampai disebutkan jumlah sekian anggota dewan, itu agak aneh," ujarnya.
Dirinya menegaskan, Fraksi Golkar mendukung penuh kepemimpinan Abang Samalanga yang saat ini dipercaya oleh Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf.
“Partai Golkar mendukung penuh Zulfadhli yang saat ini jabat Ketua DPR Aceh,” katanya.
Lalu, Ketua Fraksi PKB di DPR Aceh, Munawar AR mengatakan, dirinya baru membaca isu mosi tidak percaya itu di media massa. Apalagi, disebutkan ada 67 anggota DPR Aceh yang menandatangani mosi tidak percaya tersebut.
"Kita di Fraksi tidak mengetahui, kenapa tiba-tiba ada yang hembuskan isu itu,” katanya.
Kemudian, Ketua Fraksi Partai Aceh (F-PA) DPR Aceh, Tgk Anwar Ramli menegaskan bahwa isu mosi tak percaya kepada Ketua DPR Aceh berada pada kategori hoax alias kabar bohong.
Sebab, hingga saat ini, seluruh anggota DPR Aceh dari PA, solid dan kompak serta tetap mendukung Abang Samalanga yang dipercaya oleh Mualem memimpin lembaga legislatif.
“Saya pikir, isu itu sengaja dihembuskan dan diciptakan oleh aktor-aktor yang menginginkan kekisruhan di lembaga DPR Aceh,” tegas Anwar Ramli.
Menurutnya, isu mosi tak percaya yang disebarkan lewat media, sebagai bentuk agitasi dan provokasi politik jahat. Apalagi itu dimaksudkan untuk memecah belah dan menimbulkan kegaduhan semata.
“Jika tujuannya seperti itu, maka dipastikan gagal. Sebab, DPR Aceh saat ini sangat solid dan senantiasa harmonis dengan Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi PPP/PAS, Amiruddin Idris menegaskan, selaku koalisi pemerintahan Mualem-Dek Fadh, mereka tidak terpengaruh dengan isu-isu seperti itu.
Karena, Abang Samalanga merupakan figur yang kini dipercaya oleh Mualem untuk memimpin DPR Aceh. “Saya pikir, itu domain Partai Aceh dan Ketua Umum Muzakir Manaf. Kami dari Partai Koalisi tidak ikut mencampuri hal-hal seperti itu,” ujarnya.
Sebagai anggota DPR Aceh dari PPP, dirinya memastikan isu tersebut sengaja dilontarkan oleh partai-partai yang bukan berasal dari koalisi pendukung Mualem-Dek Fadh.
"Hingga saat ini, seluruh anggota DPR Aceh dari PPP kompak dan solid mendukung Abang Samalanga yang hari ini didapuk Mualem menjadi Ketua DPR Aceh," pungkas Amiruddin Idris.
Baca juga: Penanganan bencana Aceh dinilai masih lamban, mahasiswa geruduk DPRA
Pewarta: Rahmat FajriEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026