Aceh Barat (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan pembangunan 12 unit hunian sementara (huntara) tersebar di Desa Lawet dan Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, kabupaten setempat saat ini dinyatakan telah selesai seluruhnya.

“Alhamdulillah, seluruh pembangunan huntara di Aceh Barat telah rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronald di Aceh Barat, Jumat malam.

Ia mengatakan, pembangunan huntara yang selama dikerjakan di Desa Lawet, Kecamatan Pante Ceureumen, telah berhasil dirampungkan oleh BNPB sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. 

Namun, kata dia, masyarakat belum bersedia menempati hunian sementara tersebut, karena masih menunggu selesainya perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

“Kalau sarananya sudah selesai, tinggal kita lengkapi isi huntaranya saja,” katanya menambahkan.

Baca: Pembangunan huntara di pedalaman Aceh Barat rampung bulan ini

Sedangkan untuk huntara berlokasi di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, kata dia, saat ini telah ditempati oleh enam orang kepala keluarga sejak Selasa (10/3) lalu.

Teuku Ronald Nehdiansyah mengatakan sebanyak enam kepala keluarga yang sudah menempati bangunan huntara di Desa Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, juga mendapatkan fasilitas lengkap dari BNPB, BPBD Aceh Barat, Baitul Mal dan Pemkab Aceh Barat.

“Sudah kita lengkapi peralatan pendukung seperti kompor dan alat-alat lainnya agar masyarakat terfasilitasi dengan memadai, termasuk semua kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan terdapat 12 unit huntara yang disiapkan secara keseluruhan oleh BNPB di Kabupaten Aceh Barat. Dari jumlah tersebut, sebanyak enam unit huntara sudah mulai ditempati masyarakat.

"Target kita sebelum Hari Raya Idul Fitri, semua masyarakat korban bencana sudah menempati huntara,” katanya menambahkan.

Selama masa transisi ini, pemerintah bersama BNPB dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, juga menjamin ketersediaan logistik dan bantuan sembako bagi para pengungsi yang menempati huntara.

Pemerintah Aceh Barat juga meminta masyarakat korban bencana yang sudah menempati hunian sementara, agar dapat hidup dengan rukun, tenteram dan saling bersilaturahmi dan berkomunikasi dengan baik termasuk dengan masyarakat di sekitar huntara, pinta Tarmizi.

Baca: Jelang Idul Fitri, korban bencana di Aceh Barat mulai tempati huntara



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026