Aceh Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat pada tahun anggaran 2026 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar, guna melakukan pembangunan kembali akses jalan yang rusak di lokasi bencana, kawasan Jambak-Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir tahun 2025.

“Alhamdulillah, untuk perbaikan jalan Jambak-Sikundo sudah berkontrak. Tinggal menunggu pelaksanaan saja dari pihak rekanan,” kata Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Aceh Barat Beni Hardi di Aceh Barat, Jumat.

Ia menjelaskan, proyek pembangunan jalan ke lokasi bencana tersebut, nantinya akan dimulai dari batas aspal yang saat ini ada, dengan panjang pembangunan jalan ditargetkan sepanjang 350 meter.

Pembangunan jalan tersebut, kata dia, sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk memudahkan akses transportasi masyarakat di lokasi bencana dan terpencil, sehingga lebih mudah mendapatkan akses transportasi yang lebih baik dan memadai.

Baca: BPBD: Longsor tebing gunung putuskan akses ke KAT Sikundo Aceh Barat

Beni Hardi menjelaskan pembangunan jalan ini nantinya dapat meningkatkan aktivitas masyarakat, sehingga semakin nyaman dalam menjalankan rutinitas sehari-hari.

Sebelumnya, Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan pembangunan akses jalan ke wilayah ini, sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat pascabencana alam yang melanda daerah ini pada 26 November 2025 lalu.

“Pembangunan jalan ini sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat khususnya di lokasi bencana alam,” kata Tarmizi.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pembangunan di sejumlah kecamatan di Aceh Barat, dengan menyesuaikan kondisi keuangan daerah yang ada saat ini.

Namun untuk daerah yang terdampak bencana alam, kata dia, pemerintah daerah akan terus berupaya maksimal, sehingga akses transportasi masyarakat semakin lebih mudah dalam melakukan berbagai aktivitas ekonomi nantinya.

Baca: Pemkab Aceh Barat tuntaskan perbaikan jalan putus ke KAT Sikundo



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026