Aceh Timur (ANTARA) - Ratusan warga yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Aceh Timur, menuntut kejelasan dan keadilan dalam penyaluran bantuan bagi korban banjir.
Aksi tersebut dengan Koordinator Gerakan Peduli Keadilan Bersama Melawan Ketidakadilan Rony di Aceh Timur, Kamis.
Dalam orasinya, massa menyuarakan kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dinilai belum transparan dalam pendataan dan distribusi bantuan kepada korban banjir.
Para demonstran menagih janji Presiden Republik Indonesia yang sebelumnya menyatakan bahwa penanganan bencana banjir di Indonesia dapat dilakukan secara mandiri tanpa bantuan dari negara lain, karena ketersediaan anggaran yang mencukupi.
Baca: Bupati Aceh Timur apresiasi pemerintah pusat dukung pemulihan bencana
Warga menilai, pernyataan tersebut seharusnya diwujudkan dalam bentuk bantuan yang merata kepada seluruh korban banjir tanpa terkecuali.
"Kami menuntut agar seluruh korban banjir mendapatkan haknya secara adil. Jangan ada tebang pilih dalam penyaluran bantuan," ujar Rony di hadapan massa aksi.
Selain itu, massa juga menyoroti adanya dugaan simpang siur data penerima bantuan. Mereka mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan pendataan ulang secara transparan dan akurat agar tidak ada masyarakat yang terdampak namun terabaikan.
Dalam tuntutannya, warga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga memperjuangkan secara serius nasib seluruh korban banjir di Aceh Timur.
Kemudian mempublikasikan secara terbuka data korban banjir dan penerima bantuan kepada masyarakat.
Pewarta: HayaturrahmahEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026