Banda Aceh (ANTARA) - Jalan penghubung antar kabupaten di wilayah Bener Meriah, Aceh kembali berjalan normal pasca dilanda banjir luapan akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut hingga membuat badan jalan tertutup lumpur.

"Untuk saat ini kondisi jalan sudah pulih dan normal kembali," Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Penanganan Bencana Bener Meriah, Ilham Abdi, saat dikonfirmasi dari Banda Aceh, Senin.

Sebelumnya, badan jalan di kawasan Desa Wih Porak Kecamatan Pinto Rime Gayo, Bener Meriah kembali rusak akibat debit sungai tinggi pasca hujan deras, Minggu (5/4), sehingga akses jalan alternatif penghubung antar kabupaten tersebut lumpuh tertutup lumpur.

Jalan itu, satu-satunya akses masyarakat atau lintasan dari Kabupaten Bireuen menuju Bener Meriah hingga Aceh Tengah, begitu juga sebaliknya.

Baca: Rusak akibat angin kencang, lima keluarga penghuni huntara di Bener Meriah direlokasi

Ilham Abdi menjelaskan, pasca terjadinya kelumpuhan, Dinas PUPR Bener Meriah langsung menurun empat alat berat ekskavator untuk membuka kembali jalan saat air mulai surut.

Setelah beberapa jam pekerjaan, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, jalan berhasil dibersihkan dan kembali bisa dilalui kendaraan yang telah mengantri panjang.

"Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari sudah dapat kembali dilewati oleh kendaraan roda empat maupun roda dua," ujar Ilham Abdi.

Sebagai informasi, jalan Wih Porak merupakan akses alternatif menuju ke wilayah tengah Aceh atau peralihan dari jalan nasional di kawasan Enang-Enang yang belum dipulihkan pascabencana akhir November 2025.

Baca: TNI bangun jembatan di Bener Meriah percepat pemulihan wilayah bencana



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026