Blangpidie (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menegaskan terus memprioritaskan penyerapan hasil panen petani setempat dengan mengacu pada pemenuhan standar kualitas nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

"Kami pada dasarnya sangat terbuka dan mengajak pengusaha kilang padi lokal untuk menjadi mitra kerja," kata Kepala Kantor Cabang Bulog Blangpidie, Nurul Iranda Sari, saat dikonfirmasi di Blangpidie, Jumat.

Nurul menegaskan, proses pengadaan gabah maupun beras merupakan bentuk kemitraan profesional yang mengedepankan aspek kualitas guna menjaga ketahanan stok pangan daerah.

Baca juga: Bulog salurkan bantuan pangan di pulau terluar Aceh

Namun, sebagai lembaga negara, pihaknya memiliki kewajiban memastikan beras yang masuk ke gudang benar-benar memenuhi standar parameter yang ketat, baik dari segi kadar air maupun butir patah.

Kemudian, terkait isu tidak adanya kerjasama dengan pengusaha lokal serta penumpukan stok di tingkat kilang, ia menjelaskan bahwa pemilihan mitra kerja pengadaan dilakukan melalui evaluasi teknis terhadap fasilitas pengolahan dan rekam jejak kualitas produksi. 

Hal ini, lanjut dia, dilakukan Bulog agar beras yang nantinya disalurkan ke lapisan masyarakat benar-benar dalam kondisi prima dan memiliki daya simpan lebih lama.

Saat ini, pihaknya lebih fokus pada penyerapan gabah langsung agar nilai tambah ekonomi dapat dirasakan langsung oleh petani sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Selain itu, Nurul juga menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dan menjalin kerjasama dengan mitra penggilingan lokal yang memiliki sarana pengolahan sesuai standar. 

Bulog Blangpidie berharap, sinergi antara lembaga pemerintah dan pelaku usaha daerah terus menguat guna menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Abdya tetap terjaga di tengah dinamika pasar.

"Kami mendorong pelaku usaha kilang lokal untuk terus meningkatkan sarana pengolahan agar standar kualitas produksi mereka sejalan dengan kebutuhan Bulog," demikian Nurul Iranda Sari.

Baca juga: Ini jumlah persediaan beras di gudang Bulog Aceh



Pewarta: Suprian
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026