Aceh Barat (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh, Aceh, hingga pekan kedua April 2026 telah menerbitkan sebanyak 2.119 paspor bagi masyarakat yang tersebar di wilayah pantai barat selatan Aceh.

“Kami melihat adanya antusiasme yang konsisten dari masyarakat. Sejak awal tahun hingga April ini, layanan penerbitan paspor berjalan stabil dan efektif guna mendukung mobilitas warga yang kian meningkat," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh Nicky Avry Muchelly di Meulaboh, Jumat.

Ia mengatakan, capaian ini menunjukkan stabilitas kebutuhan masyarakat terhadap dokumen perjalanan luar negeri yang tetap tinggi. Angka yang diraih pada awal tahun ini menjadi kelanjutan dari performa impresif sepanjang tahun 2025, di mana Imigrasi Meulaboh, Aceh, telah menerbitkan sebanyak  8.315 paspor. 

Ia mengatakan, meningkatnya angka permohonan ini dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari persiapan ibadah (Umrah dan Haji), keperluan pendidikan, perjalanan bisnis, hingga sektor pariwisata luar negeri yang kembali bergairah.

Baca: Imigrasi buka layanan Eazy Paspor bagi karyawan Bulog Meulaboh Aceh

Meski wilayah kerja Imigrasi Meulaboh, Aceh sangat luas tersebar di tujuh kabupaten/kota di wilayah pantai barat selatan Aceh, Nicky Avry Muchelly menegaskan bahwa luasnya cakupan geografis justru menjadi pemacu semangat tim untuk terus berinovasi.

"Jangkauan wilayah kami cukup menantang. Namun, komitmen kami tetap satu: memastikan akses layanan yang merata, cepat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali," tegasnya.
 
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh mengimbau masyarakat untuk selalu tertib administrasi dalam melakukan permohonan. Penggunaan aplikasi M-Paspor dan kelengkapan dokumen persyaratan menjadi kunci kelancaran proses di kantor imigrasi.

"Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang transparan dan akuntabel. Kami mengajak masyarakat untuk mengikuti prosedur yang berlaku agar proses penerbitan dokumen dapat selesai tepat waktu dan sesuai standar yang ditetapkan," pungkas Nicky.

Baca: WNA Malaysia ditangkap di Abdya, menikah dengan warga lokal dan jadi tabib
 



Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026