Banda Aceh (ANTARA) - Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan bahwa rapat kerja (Kerja) tahun ini dijadikan sebagai momentum penguatan fiskal hingga menyiapkan kota tangguh bencana.

"Bagaimana menciptakan kota yang tangguh, sehingga tidak lagi berbicara tentang kota yang gagap akan permasalahan bencana atau gagal permasalahan fiskal," kata Rico Waas di Banda Aceh, Minggu.

Pernyataan itu disampaikan Rico Waas dalam konferensi pers menjelang puncak pelaksanaan Raker Komwil I Apeksi. Kegiatan yang mengusung tema "Kota Tangguh, Fiskal Kuat, Kolaborasi Erat" ini berlangsung di Banda Aceh pada 19-22 April 2026.

Dirinya menyampaikan, kota merupakan bagian utama pusat perekonomian daerah, karena rata-rata menjadi ibu kota provinsi, seperti Barda Aceh menjadi pusat perekonomian di Aceh. 

Seperti tema Raker Komwil I Apeksi ini, di mana kota-kota harus sehat secara fiskal, langkah tersebut penting dalam rangka mendukung Indonesia yang semakin kuat.

"Melihat tema kota tangguh, fiskal kuat atau kolaborasi erat. Ini adalah strategi dalam penanganan sebuah kota, penting sekali beberapa pemerintah itu memakai strategi yang tepat dalam melaksanakan ruang fiskal," ujarnya. 

Ia menegaskan, jika pemerintah kota salah melaksanakannya kebijakan fiskal, maka dampaknya bakal dirasakan dalam waktu dua atau tiga tahun kedepan. Karena itu, pemerintah kota harus benar-benar membuat rancangan keuangan yang baik dan sehat. 

"Artinya, kita sharing di dalam Apeksi ini, sehingga nantinya ada acuan yang kita sampaikan dalam Rakernas," katanya.

Ia menambahkan, sesuai dengan tajuk rapat kerja ini, maka kolaborasi sangat penting agar bisa saling belajar satu sama lain. Misalnya, bagaimana Pemerintah Kota Medan bertanya soal penanganan trotoar di Surabaya dan lain sebagainya.

Kemudian, lanjut dia, Pemerintah Kota Medan juga sudah memiliki program kreatif fiskal, di mana pajak-pajak restoran langsung masuk ke kas daerah secara online, ide seperti ini juga dapat diterapkan untuk kota lainnya.

"Kita tidak perlu segan atau malu, bertanya tentang pengalaman pengalaman yang telah dimiliki kota-kota lain, karena inilah fungsi dari Apeksi ini, sharing, sehingga kita tahu permasalahan dan bisa diselesaikan," demikian Rico Waas.


 



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026