Simeulue (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Simeulue melalui Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan mengajukan bantuan sejuta bibit tanaman cengkeh guna ditanam di kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh tersebut.

Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan Kabupaten Simeulue Syuhelmi di Simeulue, Selasa, mengatakan pengajuan bantuan tersebut sebagai langkah mengembalikan kejayaan Pulau Simeulue yang terkenal sebagai penghasil cengkeh dengan kualitas terbaik.

"Kami mengajukan bantuan sejuta bibit cengkeh, baik kepada pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Kami berharap bantuan tersebut terealisasi karena Pulau Simeulue pernah menjadi sentra produksi cengkeh di Provinsi Aceh," katanya.

Menurut Syuhelmi, apabila usulan bantuan tersebut diterima, maka akan ditanam di lahan seluas 8.230 hektare. Ribuan hektare lahan tersebut untuk rehabilitasi tanaman cengkeh.

Selain lahan rehabilitasi, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simeulue juga mengembangkan untuk perkebunan cengkeh seluas 160 hektare yang tersebar di 10 kecamatan.

Baca: Produksi cengkeh di Simeulue capai 3.907 ton

"Bibit cengkah yang kami usulkan jenis zamzibar dan bibit lokal. Bantuan bibit ini kami ajukan untuk mengembalikan Pulau Simeulue sebagai penghasil cengkeh," katanya.

Syuhelmi mengatakan tanaman cengkeh yang ada saat ini di Kabupaten Simeulue mencapai 16.026 hektare. Dari luas lahan tersebut, seluas 8.602 hektare di antaranya dengan kondisi tanaman yang telah rusak.

"Sedangkan tanaman cengkeh yang masih produktif dengan mencapai luas 5.400 hektare. Selebihnya, dengan kondisi tanaman kurang produktif," katanya.
 
Sementara itu, Musliadi, pemilik kebun cengkeh di Pulau Simeulue, mendukung usulan disampaikan pemerintah daerah tersebut untuk memajukan kembali masa kejayaan cengkeh. 

"Kami berharap usulan bantuan bibit cengkeh ini bisa terealisasi. Pulau Simeulue memiliki potensi pengembangan tanaman cengkah dan ini dibuktikan generasi sebelumnya, sukses dengan perkebunan cengkeh," kata Musliadi.

Baca: Ribuan hektare kebun cengkeh di Pulau Simeulue tidak lagi produktif



Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026