Banda Aceh (ANTARA) - Wali Kota Banda Aceh, IIliza Sa'aduddin Djamal menekankan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan setempat harus benar-benar meneguhkan komitmen untuk menjadi pelayan bagi masyarakat.

"Saya berharap apel hari ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen kita sebagai pelayan masyarakat, khususnya para ASN," kata Illiza Sa'aduddin Djamal, di Banda Aceh, Rabu.

Pernyataan itu disampaikan Illiza Sa'aduddin Djamal saat memimpin apel peringatan HUT Kota Banda Aceh ke 821 di lapangan Jasdam Iskandar Muda, Banda Aceh.

Baca juga: Ini 24 rekomendasi Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh

IIliza mengatakan, momentum HUT ke 821 ini dijadikan sebagai kick off pelaksanaan program yang telah tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) Banda Aceh dari berbagai bidang demi mewujudkan Banda Aceh menjadi kota inklusif.

"Program kita fokuskan pada pelayanan dasar yaitu sektor pendidikan, kesehatan, penguatan syariat Islam, menurunkan inflasi lewat pasar murah, angka stunting. Pelayanan dasar ini paling penting," ujarnya.

Dirinya mengatakan, Banda Aceh terus terus bergerak dan dipandang oleh daerah lain, sehingga dipercaya menjadi tuan rumah rapat kerja Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) serta agenda nasional lainnya.

Kata dia, pengakuan untuk Banda Aceh tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga sampai internasional, diantaranya melalui penghargaan CityNet SDG City Awards 2025 sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.

"Ini bukan sesuatu yang datang tiba-tiba, tapi hasil dari kerja bersama, konsistensi, dan kolaborasi yang kita bangun selama ini, dan ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama," katanya.

Dalam kesempatan ini, IIliza kembali mengingatkan kepada ASN bahwa tugas kedepannya bukan hanya sekadar melayani untuk bekerja, melainkan juga harus disiplin, integritas, serta ketulusan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Karena, dari pelayanan yang baik, lahir kepercayaan, dari kepercayaan itulah kita membangun masa depan Kota Banda Aceh. Insya Allah, Banda Aceh  terus melangkah sebagai kota yang religius, cerdas, SDM unggul, tangguh dan berkelanjutan," demikian IIliza.

Baca juga: Banda Aceh 821 tahun,Momentum Menghidupkan BASAJAN sebagai Kekuatan Kawasan



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026