Banda Aceh (ANTARA) - Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal menekankan kepada Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) sudah memfinalkan seluruh persiapan sebelum jamaah calon haji masuk asrama pada Mei mendatang.

“Seluruh petugas harus bekerja maksimal dan penuh dedikasi dalam melayani jamaah calon haji. Segala persiapan harus sudah rampung sebelum jamaah masuk asrama," kata Arijal, di Banda Aceh, Senin.

Pernyataan itu disampaikan Arijal saat melantik 72 Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 Masehi, di Aula Asrama Haji Aceh, Banda Aceh.

Sebagai informasi, tahun ini, jamaah calon haji Aceh mencapai 5.502 orang, termasuk petugas. Terbagi dalam 14 kelompok terbang (kloter), kloter pertama masuk ke asrama pada 5 Mei 2026, dan berangkat 6 Mei 2026 melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar.

Arijal meminta, seluruh petugas yang dilantik agar bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada calon jamaah. Kesiapan dan dedikasi petugas menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
 
Plt Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Aceh itu menambahkan, seluruh divisi PPIH Embarkasi Aceh harus tetap siaga dalam melayani jemaah haji tahun ini. Jangan sampai perencanaan yang sudah baik, tetapi justru tidak berjalan optimal dalam pelaksanaannya.

Baca: AP: Jamaah calon haji Aceh gunakan garbarata masuk pesawat

Ia juga berharap, seluruh panitia dapat menjalin koordinasi yang baik, sehingga tidak terjadi kendala saat kedatangan jamaah calon haji di asrama.

“Harapan kita, semua panitia dapat berkoordinasi dengan baik, sehingga proses pelayanan berjalan lancar,” katanya.

Ia menegaskan, secara umum Embarkasi Aceh sudah siap menyambut calon jamaah haji yang dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji pada 5 Mei 2026.

Selama berada di asrama, calon jamaah bakal mengikuti sejumlah tahapan persiapan, mulai dari kedatangan sesuai jadwal kloter, pemeriksaan kesehatan oleh tim medis, pembagian dokumen dan perlengkapan haji seperti SPMA.

Kemudian, pemasangan gelang identitas, boarding pass, paspor, hingga pemantapan manasik sebagai pembekalan akhir sebelum keberangkatan. Selanjutnya, mengikuti prosesi pelepasan sebelum boarding dan keberangkatan.

“Insya Allah calon jamaah haji Aceh akan terbang perdana ke tanah suci pada 6 Mei 2026 melalui Bandara Sultan Iskandar Muda,” demikian Arijal.

Baca: Imigrasi Banda Aceh siap beri layanan optimal jamaah calon haji



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026