Aceh Selatan (ANTARA) - PT Pertamina meresmikan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBUN) untuk bahan bakar minyak satu harga di Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan.
"Dengan peresmian ini, kami berkomitmen untuk bisa mendistribusikan energi hingga ke pelosok negeri. Kami tahu untuk menjalankan perekonomian di negara ini. Energi dibutuhkan masyarakat Indonesia," kata Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto di Aceh Selatan, Selasa.
Ia menyampaikan PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk menjalankan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yakni Kampung Nelayan merah putih salah satunya yakni SPBU Nelayan.
"SPBU Nelayan di Aceh Selatan termasuk satu dari lima BBM dari satu harga yang merupakan program Bapak Presiden, " kata Eko Ricky Susanto.
Kemudian, PT Pertamina Patra Niaga juga berkomitmen menjalankan program Presiden RI Prabowo Subianto yakni Kampung Nelayan merah putih salah satunya yakni SPBU Nelayan.
Baca: Pertamina layani 14 penerbangan haji di Bandara SIM Aceh
"Peresmian ini merupakan wujud dari komitmen Pertamina dalam mewujudkan keadilan energi bagi masyarakat terutama di kawasan 3T," kata Eko Ricky Susanto.
Sesuai arahan Presiden, semua pelosok negeri harus mendapatkan energi dalam bentuk solar dan pertalite yang diperuntukkan bagi masyarakat pesisir dan wilayah 3T.
"Di Aceh selatan sendiri sudah ada enam SPBU Nelayan dan di Provinsi Aceh ada 14 SPBU Nelayan dan hampir 416 SPBU Nelayan di seluruh Indonesia," katanya.
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pertamina dan seluruh pihak terkait, yang telah mewujudkan SPBU BBM Satu Harga bagi masyarakat khususnya di Kecamatan Bakongan Timur, Kabupaten Aceh Selatan.
"Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pertamina, yang sudah berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan BBM sebagai wujud dari kemajuan," pungkasnya.
Baca: Pertamina hadirkan SPBU modular permudah pemudik di Aceh
Pewarta: Risky Hardian SaputraEditor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026