Banda Aceh (ANTARA) - Kepolisian RI Resor (Polres) Aceh Tamiang mengingatkan kalangan buruh yang memperingati aksi Hari Buruh Internasional atau May Day tidak terprovokasi oleh pihak tidak bertanggung jawab yang dapat memicu gangguan keamanan.

"Kami mengingatkan agar para peserta aksi nantinya tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat memicu gangguan keamanan," kata Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi di Aceh Tamiang, Kamis.

Perwira menengah Polri itu mengajak seluruh buruh dan pekerja di wilayah hukum Polres Aceh untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam memperingati Hari Buruh Internasional yang peringati setiap 1 Mei.

Muliadi mengatakan peringatan May Day merupakan momentum penting bagi para pekerja untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka. Namun, tetap harus dilakukan dengan cara yang santun, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Silakan menyampaikan aspirasi bila memang mengharuskan, karena itu adalah hak setiap warga negara. Namun, kami mengajak agar dilakukan dengan cara damai, tidak anarkis, serta tetap menghormati kepentingan masyarakat luas," katanya.

Kapolres Aceh Tamiang itu juga memastikan bila memang nanti para buruh ingin menyampaikan aspirasi, pihaknya akan hadir untuk memberikan pelayanan sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Muliadi juga mengimbau para koordinator lapangan untuk tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian sebelum pelaksanaan kegiatan, guna mengantisipasi potensi gangguan serta memastikan pengamanan berjalan optimal.

"Dengan sinergi yang baik antara buruh, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat, kita harapkan peringatan May Day di Aceh Tamiang dapat berlangsung dengan damai dan membawa pesan positif bagi semua pihak," kata Muliadi.



Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : Febrianto Budi Anggoro

COPYRIGHT © ANTARA 2026