Nagan Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh terus berupaya memperkuat kemitraan program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), sebagai upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini sekaligus mendukung produktivitas orang tua.
“Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya mengakomodasi kebutuhan ibu bekerja agar tetap produktif, sekaligus menjamin anak balita memperoleh pengasuhan yang layak dan terstandarisasi dengan baik demi masa depan generasi kita,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DMPGP4) Kabupaten Nagan Raya Said Mudhar dalam keterangan diterima Selasa.
Program Tamasya merupakan inisiatif nasional dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Di tingkat daerah, program ini diharapkan menjadi wadah pengasuhan kolektif yang berkualitas guna mencetak generasi masa depan yang unggul dan sehat.
Said Mudhar menyatakan program ini hadir sebagai solusi bagi tantangan pengasuhan anak di era moderen, khususnya bagi kaum ibu yang aktif bekerja.
Melalui program Tamasya, pemerintah daerah berupaya mengakomodasi kebutuhan ibu bekerja agar tetap produktif, tanpa harus merasa khawatir dengan tumbuh kembang buah hatinya.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh berharap melalui program ini nantinya dapat menjamin anak balita memperoleh pengasuhan yang layak dan terstandarisasi dengan baik.
Said menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi di lapangan. Oleh karena itu, ia menginstruksikan para kader dan tenaga lapangan untuk bergerak lebih aktif guna melakukan komunikasi dan sosialisasi dengan masyarakat khususnya dengan kaum ibu dan kalangan perempuan.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh juga berharap penyuluh keluarga berencana (PKB/PLKB) agar terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pola asuh terstandarisasi, sekaligus mendorong kerja sama antara pemerintah desa dan sektor swasta dalam menyediakan fasilitas asuh yang memadai.
“Kami mengimbau para kader dan penyuluh untuk terus melakukan pendampingan kepada masyarakat. Masa depan generasi kita dimulai dari bagaimana kita mengasuh mereka hari ini,” tutup Said Mudhar.
Pewarta: Teuku Dedi IskandarEditor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026