Banda Aceh (ANTARA) - Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran mengapresiasi prajurit TNI yang tetap membantu masyarakat terdampak bencana meskipun keluarganya sendiri menjadi penyintas saat musibah banjir Aceh akhir November 2025 lalu.

"Antara tugas pokok dan keluarga itu tidak mudah. Rata-rata para prajurit TNI Kodim jajaran Korem 011/Lilawangsa bersama keluarganya adalah bagian penyintas banjir Aceh," Brigjen Ali Imran, di Lhokseumawe, Aceh, Senin.

Pernyataan itu disampaikan Brigjen TNI Ali Imran dalam acara syukuran Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Korem 011/Lilawangsa, di Makorem Lhokseumawe, Aceh.

Ali Imran mengaku haru dan mengapresiasi dedikasi luar biasa para prajurit. Karena, disamping menjalankan tugas pokok, juga terus bekerja keras siang dan malam membantu pemulihan pascabencana Aceh.

Hebatnya, meski banyak dari prajurit dan keluarganya yang menjadi korban serta penyintas banjir, mereka tetap kokoh dan ikhlas membantu masyarakat.

Baca: Danrem: Koramil punya peran strategis menjaga keamanan di Aceh

"Saya melihat kalian tidak putus asa dan tetap bersemangat berjuang membantu warga terdampak bencana agar cepat kembali normal," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, dirinya mengingatkan kembali jati diri TNI sebagai anak kandung rakyat yang bertugas membela kepentingan rakyat. Maka dari itu, prajurit harus selalu hadir dan menjadi solusi di tengah-tengah kesulitan masyarakat.

Selain aspek kemanusiaan, Danrem juga menekankan pentingnya modernisasi dan adaptasi teknologi dalam menghadapi tantangan pertahanan modern. 

Prajurit TNI, lanjut dia, juga dituntut cerdas, adaptif terhadap perkembangan sains, dan terus mengasah kemampuan demi menjaga kedaulatan NKRI.

"Ingat, jaga kesehatan, jangan cederai nama baik satuan, diri sendiri, dan keluarga. Berbuatlah yang terbaik, tulus dan ikhlas. Berpikir dengan prinsip dan bekerja dengan hati, niatkan nilai ibadah, serta fokus menjaga soliditas kesatuan," demikian Brigjen Ali Imran.

Baca: Danrem 011 Lilawangsa bangun rumah layak huni untuk lansia di Pidie



Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : M.Haris Setiady Agus

COPYRIGHT © ANTARA 2026