Banda Aceh (ANTARA) - Bea Cukai Lhokseumawe, Provinsi Aceh, memperkuat pendampingan industri hasil tembakau di Kabupaten Bireuen meningkatkan daya saing produk.
Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe Bambang Sutarjo di Banda Aceh, Rabu, mengatakan pendampingan industri hasil tembakau tersebut dilakukan terhadap pabrik rokok PT Aceh Ladang Donya di Desa Alue Rambong, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.
"Kami terus memperkuat komunikasi dan pendampingan terhadap pelaku usaha pengolahan hasil tembakau agar produk yang dihasilkan mampu bersaing serta bisa memperluas pangsa pasar," katanya.
Dalam penguatan pendampingan tersebut, tim Bea Cukai Lhokseumawe mengunjungi lokasi usaha PT Aceh Ladang Donya. Kunjungan tersebut, selain sarana silaturahmi kelembagaan, juga memperoleh masukan dari pengguna jasa terkait pelayanan kepabeanan dan cukai di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, tim Bea Cukai meninjau proses produksi dan penyimpanan barang di area pabrik guna memahami proses bisnis perusahaan secara lebih komprehensif.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian operasional perusahaan dengan regulasi di bidang cukai dan sebagai bentuk pengawasan preventif terhadap potensi penyalahgunaan," kata Bambang Sutarjo.
Ia menyebutkan pendampingan menjadi bagian dari strategi dan sinergi antara Bea Cukai dengan pelaku industri hasil tembakau, khususnya dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, patuh, dan kompetitif, serta melahirkan inovasi guna meningkatkan daya saing produk yang dihasilkan.
"Penguatan pendampingan ini menjadi faktor penting dalam menjaga kepatuhan sekaligus mendukung keberlangsungan industri legal di daerah. Serta memastikan komunikasi dengan pelaku usaha berjalan efektif," kata Bambang Sutarjo.
Pewarta: M.Haris Setiady AgusEditor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.